Jombang - Bagian Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Jombang melakukan penilaian penataan ruang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) 2023.
Tiga kecamatan menerima penghargaan sangat baik.
Masing-masing Kecamatan Megaluh, Kecamatan Ngoro, dan Kecamatan Tembelang.
Pelaksana tugas (Plt) Kabag Administrasi Pemerintahan Setdakab Jombang Adi Prasetyo mengatakan, penilaian dilakukan setiap tahun.
Tahun ini, penilaian sudah selesai dan hasilnya diserahkan dalam ajang 4th Annual Jombang Bureaucracy (Birokrasi) Award yang dihelat Pemkab Jombang, Jumat (1/12).
”Jadi hasil penilaian yang kami lakukan sudah diketahui,” kata Adi Prasetyo.
Disebutkan, dari 21 kecamatan ada tiga kecamatan yang memiliki nilai terbaik.
Masing-masing terbaik pertama Kecamatan Tembelang dengan nilai 97,14, sementara juara dua Kecamatan Ngoro dengan nilai 96.63, sedangkan juara tiga disabet Kecamatan Megaluh dengan nilai 96,57.
”Seluruhnya berpredikat sangat baik dengan kualifikasi sesuai standar dan huruf A,” imbuh dia.
Dijelaskan, penilaian penataan ruang pelayanan administrasi terpadu kecamatan dilakukan terpusat pada pelayanan publik di setiap kecamatan.
Mulai dari jenis pelayanan adminduk, perizinan, hingga pelayanan umum.
”Penilaian ini menindaklanjuti Permendagri 4/2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan,” ujar Adi.
Adanya penilaian itu, menurut Adi, menentukan setiap kecamatan sudah atau belum memenuhi standar yang ada.
Bagi kecamatan yang sudah memenuhi standar akan dituangkan dalam keputusan Bupati Jombang.
”Bagi yang belum memenuhi standar akan terus kita lakukan evaluasi,” tutur dia.
Salah satu tujuan lainnya, lanjut Adi, mengetahui sejauh mana kondisi pelayanan di tingkat kecamatan.
Sebab, pemkab memiliki harapan besar pelayanan nantinya tak terpusat di kabupaten atau Jombang kota.
”Kepingin mendekatkan pelayanan, misalnya adminduk, perizinan, dan lainnya cukup di masing-masing kecamatan,” lanjut Adi.
Pihaknya memiliki tugas penting, sebab melakukan penilaian dan evaluasi.
”Jadi hasil penilaian rata-rata dari sisi nilai sudah masuk kategori relatif bagus, nilainya di atas 80,” tutur dia.
Menurut dia, ada banyak indikator dalam penilaian.
Selain tata ruang, juga sumber daya manusia (SDM).
”Termasuk fasilitas pendukung dan peralatan masing-masing kecamatan bagaimana,” kata Adi. (fid/naz/ang)
Editor : Anggi Fridianto