JOMBANG – Motor vespa bernopol palsu yang digunakan Pj Bupati Jombang Sugiat dalam program Bupati Tilik Deso Bervespa (Bulik Sospa) hingga kini masih ditahan polisi.
Namun, PJ Bupati Jombang Sugiat menyebut program Bulik Sospa akan berlanjut setelah proses tilang untuk vespa nya di kepolisian selesai.
”Program Bulik Sospa kita tegaskan masih berlanjut. Nanti tetap menggunakan vespa. Namun motor vespa yang kemarin dipakai, masih dalam proses untuk dipasang dengan nopol sesuai,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Selasa (28/11).
Dijelaskan, program Bulik Sospa yang digagas Pj Bupati Sugiat, dinilai cukup efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Apalagi dengan langsung turun ke masyarakat membuat serap aspirasi bisa lebih optimal.
”Saya pikir efektif dan ini akan kita lanjutkan,’’ tambahnya.
Ia mengaku, semua aspirasi yang disampaikan masyarakat memang tidak bisa direaliasikan langsung.
Sebab, realisasi pembangunan harus disesuaikan dengan anggaran dan skala prioritas.
”Setiap aspirasi kita tampung, kemudian diprioritaskan dengan anggaran yang sesuai,’’ papar dia.
Menurutnya, realiasi program ini yang paling diprioritaskan beberapa hal sesuai tugas utama Pj Bupati.
Baca Juga: Berapa Kenaikan UMK untuk Kabupaten Jombang? Ini Jawaban Pj Bupati
Mulai dari kemiskinan ekstrem, penekanan angka stunting, peningkatan investasi serta optimalisasi pelayanan publik.
Disinggung soal vespa yang bernopol palsu, Pj Bupati Sugiat tak mengelak jika dirinya mengendarai vepsa dengan nomor tak sesuai kendaraan yang dikendarai.
Namun sebagai tindaklanjut atas kesalahannya tersebut, dia meminta kepolisian menilang dirinya.
”Kemarin Pak Kasatlantas saya minta untuk ditilang sesuai prosedur. Sebagai kepala daerah saya ingin memberikan contoh bagaimana jika berbuat kesalahan,’’ pungkas dia. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW