Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Beri Motivasi Peserta Tes PPPK, Pj Bupati Jombang Sampaikan Ini

Wenny Rosalina • Senin, 27 November 2023 | 14:10 WIB
Pj Bupati Jombang saat meninjau ruangan tes PPPK sebelum kegiatan seleksi dimulai.
Pj Bupati Jombang saat meninjau ruangan tes PPPK sebelum kegiatan seleksi dimulai.

JOMBANG – Penjabat Bupati Jombang Sugiat melakukan peninjauan pelaksanaan tes seleksi PPPK di Kantor Regional (Kanreg) II BKN Surabaya.

Pj Bupati Jombang memberikan motivasi dan semangat kepada peserta seleksi PPPK dari Kabupaten Jombang.

”Semangat dan jangan ragu-ragu dalam mengerjakan soal,” jelasnya saat berbicara di depan peserta tes PPPK, Jumat (24/11).

Sugiat menambahkan, jika berhasil lolos seleksi, artinya pelamar sudah siap menjadi PPPK.

Jika gagal agar tidak berkecil hati, dan harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengikuti seleksi ke depan lebih baik lagi.

”Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, mudah-mudahan tahun depan formasi lebih banyak, manfaatkan waktu untuk persiapan sebaik mungkin,” jelasnya.

Penjabat bupati didampingi Kepala BKPSDM Jombang Bambang Suntowo dan Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya Mohammad Ridwan juga melihat sarana ruangan tes dan perangkat yang digunakan.

Sebelum tes PPPK dimulai, para pejabat ini juga memastikan seluruh ruangan steril.

Pada pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK 2023, ada 1.105 peserta yang akan menjalani tes.

Di antaranya 551 pelamar PPPK tenaga teknis dan 554 pelamar PPPK tenaga kesehatan.

Sementara itu, sebanyak 24 pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak hadir dalam seleksi kompetensi hingga 25 November kemarin.

Akibatnya, semuanya dinyatakan gugur karena tidak ada seleksi susulan.

”Seleksi masih belum selesai, terakhir 2 Desember. Tapi, hingga kemarin ada 24 pelamar yang tidak mengikti tes, belum tau yang di lokasi lain,” ungkap Kepala BKPSDM Jombang Bambang Suntowo, Minggu (26/11).

Ia merinci, dari delapan pelamar PPPK yang menjalani tes di Asrama Haji Madiun pada 15 November, satu di antaranya tidak datang.

Sedangkan 777 pelamar yang menjalani tes di Kantor Regional II BKN Surabaya, sebanyak 21 di antaranya tidak hadir.

Sedangkan, dari 280 pelamar yang menjalani tes di Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, terdapat dua peserta yang absen.

”Kami tidak tahu alasannya apa, yang pasti mereka tidak hadir dan dinyatakan gugur,” jelasnya.

Bambang berharap, pelamar memanfaatkan kesempatan tes dengan baik, sebab sudah dinyatakan lolos seleksi secara administrasi.

Sanksi atas ketidakhadiran peserta sudah disampaikan melalui pengumuman yang disampaikan BKPSDM Jombang sebelumnya.

Ada tiga poin sanksi. Pertama, peserta yang terlambat dari waktu pelaksanaan ujian, tidak diperbolehkan pindah ke sesi ujian atau lokasi ujian yang lain.

Kedua, peserta yang melanggar tata tertib akan mendapatkan teguran lisan, hingga dikeluarkan dari ruangan ujian.

Serta, peserta yang menggunakan joki (orang pengganti) dalam mengerjakan soal ujian, maka peserta dinyatakan gugur dan diproses secara hukum.

”Jadi peserta harus membaca secara keseluruhan peraturannya apa, apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa, jika melanggar bisa jadi dikeluarkan dari ruangan dan dinyatakan gugur,” pungkasnya. (wen/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#Tes #pj bupati #kompetensi #Jombang #seleksi #motivasi #PPPK