JOMBANG – Progres pembangunan saluran air bersih melalui program DAK pengentasan permukiman kumuh terpadu (PPKT) di Desa Jombang, Kecamatan Jombang menunjukkan capaian positif.
Pemasangan sambungan rumah (SR) dan pembangunan tower untuk tempat tandon air sudah hampir tuntas.
Dinas perkim menargetkan pertengahan Desember sudah rampung dan bisa dilakukan uji coba.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Agung Hariadi mengatakan, pihaknya berkomitmen ikut membantu penyediaan air bersih.
Khususnya di wilayah padat penduduk khususnya di wilayah kumuh yang ada di Jombang kota.
”Proses pembangunan masih berjalan, terutama menara air,” kata Agung.
Dikatakan, saat ini pengerjaan fokus pengecoran menara air.
”Insya Allah 14 Desember sudah selesai dilanjut erection atau pemasangan tempat penampung air berbahan baja dilapisi kaca,” imbuh dia.
Menara air, lanjut Agung, dibangun dengan ketinggian 10 meter.
Diperkirakan nantinya sudah bisa mengaliri hingga ke ratusan sambungan rumah (SR).
Baca Juga: Dinas Perkim Bantu Sediakan Air Bersih di Permukiman Kumuh di Jombang
”Targetnya tahun ini sampai 500 sambungan rumah. Ke depan masih bisa dikembangkan lagi,” ujar Agung.
Pemasangan jaringan ke masing-masing SR di lapangan saat ini hampir tuntas.
Kegiatan itu, menyasar hingga ke Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang.
”Tinggal pengecoran penampung air saja, karena jaringannya hampir selesai,” tutur dia.
Kegiatan itu dilaksanakan secara swakelola Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi (KPSPAM) Berkah Mandiri.
”Yang jelas program ini tidak sampai mengarah ke plan bisnis Perumdam (Perusahaan umum daerah air minum), jadi sudah diantisipasi sejak awal, ada batasan maksimal dan minimal,” kata Agung. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW