Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Upah Tak Dibayar,Eks Pekerja Proyek Trotoar Jl Gus Dur Jombang Ancam Bongkar Bangunan

Azmy endiyana Zuhri • Sabtu, 11 November 2023 | 13:50 WIB

 

Kondisi bangunan trotoar Jl Gus Dur Jombang yang belum rampung dikerjakan hingga Jumat (10/11)
Kondisi bangunan trotoar Jl Gus Dur Jombang yang belum rampung dikerjakan hingga Jumat (10/11)

JOMBANG - Sejumlah eks pekerja pada proyek trotoar dan drainase Jl Presiden KH Abdurahman Wahid atau Jl Gus Dur Jombang, mengancam akan bongkar bangunan.

Hal itu, dilakukan eks pekerja proyek trotoar Jl Gus Dur Jombang setelah gaji mereka tak kunjung dibayar selama tiga minggu terakhir.  

”Sudah tiga minggu tidak dibayar,” keluh Sutikno salah satu eks pekerjaTrotoar Jl Gus Dur Jombang.

Dia sendiri sudah menanyakan gajinya kepada mandor proyek. Namun, setiap kali menanyakan gaji, ia hanya mendapat janji-janji.

”Pertama dijanjikan saya masih bisa terima gaji, kedua tetap dijanjikan. Ketiga ini saya marah,” katanya.

Dalam satu hari, harusnya dia dibayar Rp 120 ribu. ”Kalau tidak dibayar, mau saya bongkar itu bangunan,” tegasnya dengan nada tinggi.

Hal senada disampaikan Suhud pekerja lainnya, yang juga mengaku belum menerima gaji. ”Ya sama, tiga minggu ini tidak dibayar,” keluhnya.

Saat ditanya berapa jumlah pekerja yang belum dibayar, dia tak bisa memastikan.

”Ada belasan mungkin yang belum dibayarkan. Karena kemarin banyak pekerja dari Pare Kediri,” ungkapnya.

Dikonfirmasi hal ini, Roni Hermanto perwakilan PT Renis Rimba Jaya mengatakan, awal pekerjaan menggunakan sistem mandor sehingga yang menyiapkan pekerja adalah mandor.

”Semua tagihan mandor ke PT atas progres yang dikerjakan di lapangan. Kami selaku PT mengukur, bayarin orang harus sesuai dengan yang dikerjakan,” sebut dia.

Baca Juga: Proyek Drainase dan Trotoar Jl Gus Dur Jombang Molor Terus, Pengamat Publik Bilang Begini

Dia mengaku sudah membayar penuh apa yang dikerjakan mandor sesuai dengan hasil pekerjaannya.

”Jadi yang kurang itu sudah bukan menjadi kewenangan PT lagi. Itu mandor ke pekerjanya karena kami sudah membayar penuh,” bebernya.

Ia menambahkan, lantaran progres pekerjannya tidak memenuhi standar, maka pekerja diganti baru dengan menggunakan sistem harian.

“Jadi pekerja lama itu dari mandor, bukan yang sekarang,” pungkasnya. (yan/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Proyek #Jombang #Jl Gus Dur #trotoar #Eks Pekerja