JOMBANG – Keterlambatan proyek trotoar dan drainase Jl Presiden KH Abdurahman Wahid atau Jl Gus Dur Jombang makin tinggi.
Hingga Rabu (8/11) progres proyek trotoar Jl Gus Dur Jombang mengalami keterlambatan hingga 32 persen.
“SCM kedua pihak kontraktor masih tidak memenuhi target,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perkim Jombang Sri Rahayu, saat dikonfirmasi Rabu (8/11).
Meski begitu, Yayuk menyebut kontraktor masih diberi kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan.
”Masih ada kesempatan SCM ketiga,” bebernya.
Ia menyebut, meski keterlambatan mencapai 32 persen, akan tetapi, progres pembangunannya masih berlangsung.
Sehingga kontraktor diberi kesempatan. ”Melanjutkan pekerjaan lantai trotar,” tegasnya.
Sementara Roni Hermanto pelaksana proyek PT Renis Rimba Jaya, saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima SCM ketiga.
Pihaknya juga mengaku diberi kesempatan hingga 21 November progres harus bisa mencapai 100 persen.
Saat ini, pihaknya masih berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan pemasangan keramik trotoar.
Baca Juga: Proyek Trotoar Jl Gus Dur Jombang Minus 17 Persen, Ini Dalih Kontraktor
”Ini masih pemasangan batu alam trotoar,” tegasnya.
Meski begitu, dirinya optimistis proyek yang menelan anggaran Rp 3,2 miliar tersebut selesai tepat waktu sesuai kontrak. Terlebih lagi material sudah on side.
Hanya saja memang belum bisa dihitung karena belum terpasang seluruhnya.
”Kalau semisal kami tidak bisa menyelesaikan, itu hak prerogatif PPK, langkah yang akan diberikan,” tegasnya. (yan/bin/riz)
Editor : Achmad RW