JOMBANG – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang tahun ini melakukan pengembangan jaringan distribusi air di tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Jombang.
Tiga wilayah itu meliputi, meliputi Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Bareng dan Kecamatan Ngoro.
Saat ini seluruh pekerjaan tuntas dan sudah bisa dimanfaatkan warga.
Kepala Dinas Perkim Jombang Agung Hariadi mengatakan, pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah merupakan program yang masuk kewenangan pihaknya.
”Kegiatan pengembangan jaringan ini untuk meningkatkan cakupan layanan sambungan rumah dan menambah jaringan yang sudah ada atau terbangun sistem air baku, baik sumur bor maupun mata air,” kata Agung.
Dijelaskan, sasaran program itu, yakni terbangunnya sarana dan prasarana air minum atau air bersih yang dapat memenuhi kebutuhan pelayanan. Yakni, dengan jaringan pipa.
”Sehingga dapat menambah debit air dan pemasangan sambungan rumah, secara otomatis bisa mencukupi kebutuhan air bersih atau air minum daerah setempat,” imbuh dia.
Dikatakan, pengembangan jaringan distribusi air dan sambungan rumah tahun ini menyebar di beberapa wilayah dari tiga kecamatan.
Masing-masing Kecamatan Bareng, Kecamatan Wonosalam, dan Kecamatan Ngoro.
”Kegiatan di wilayah itu anggarannya bersumber DAK (Dana Alokasi Khusus). Sekarang pekerjaan sudah selesai 100 persen dan sudah dimanfaatkan masyarakat,” tutur Agung.
Diharapkan adanya program itu bisa mengurangi beban masyarakat saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Baca Juga: Dinas Perkim Bantu Sediakan Air Bersih di Permukiman Kumuh di Jombang
”Karena salah satu permasalahan yang ada saat ini dan sangat krusial adalah kebutuhan air bersih pada wilayah tertentu, yang rawan ketika musim kemarau tiba,” lanjut Agung.
Terlebih kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar minimum yang harus disediakan oleh pemerintah.
Sementara di Jombang masih banyak lokasi yang merupakan kategori wilayah rawan air bersih.
”Karena itu Pemkab Jombang melalui dinas perkim terus berupaya melakukan kegiatan pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah,” kata Agung. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW