Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dinkes Terus Optimalkan Layanan, Jombang Sukses jadi Kabupaten ODF

Wenny Rosalina • Jumat, 22 September 2023 | 13:10 WIB

 

Bupati Jombang saat menerima sertifikat Jombang sebagai Kabupaten ODF ke-26 di Jawa Timur
Bupati Jombang saat menerima sertifikat Jombang sebagai Kabupaten ODF ke-26 di Jawa Timur

JOMBANG – 5 Tahun Kepemimpinan Bupati Mundjidah dan Wabup Sumrambah, Kabupaten Jombang mencapai kesuksesan besar di sektor kesehatan.

Yang terbaru, Kabupaten Jombang dinyatakan sebagai kabupaten ODF (Open Defecation Free) atau SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan).

”Dalam kurun waktu lima tahun telah berhasil menorehkan capaian yang menggembirakan di sektor kesehatan. Ada empat bidang di dinas kesehatan, masing-masing berhasil memberikan catatan yang positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jombang drg Budi Nugroho MPPM.

Pada bidang kesehatan masyarakat (Kemas) dari laporan bulan timbang Agustus di aplikasi Kementerian Kesehatan Si Gizi Terpadu (EPPGBM), ada penurunan prevalensi stunting, berturut-turut dari 2019 sampai 2023.

”Hal itu menggambarkan, adanya keberhasilan dari upaya-upaya yang telah dilakukan dalam percepatan penurunan stunting, baik melalui intervensi spesifik maupun intervensi sensitif,” katanya.

Pada bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) 10 Agustus 2023, Jombang dinyatakan sebagai Kabupaten ODF oleh Provinsi Jawa Timur.

ODF merupakan pilar pertama dari Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Program ini bertujuan menghentikan perilaku buang air besar sembarangan sehingga meningkatkan kualitas lingkungan dan menurunkan kejadian penyakit berbasis lingkungan.

Dalam mewujudkan kabupaten ODF, diperlukan tahapan verifikasi ODF untuk memastikan perilaku seluruh masyarakat Kabupaten Jombang sudah tidak buang air besar sembarangan.

Verifikasi dilaksanakan tim verifikasi ODF pada 8-10 Agustus  di 14 di 7 kecamatan.

Pengukuhan Kabupaten Jombang dilakukan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr Waritsah Sukarjiyah.

”Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten Jombang ODF adalah menerbitkan Peraturan Bupati Jombang Nomor 26 Tahun 2023 tentang Gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan,” jelasnya.

Bidang pelayanan kesehatan (Yankes) pada seksi layanan kesehatan primer pada Tahun 2023 pelaksanaan reakreditasi puskesmas terbit 13 sertifikat.

Kategori Paripurna 8 puskesmas dan kategori Utama 5 puskesmas.

Sementara pada seksi layanan kesehatan rujukan, dinas kesehatan punya PSC 119 (Public Safety Center 119) yang selalu cepat merespons penanganan kecelakaan.

Juga rutin melakukan ekspansi sosialisasi pertolongan awal kejadian kegawatdaruratan pada siswa di beberapa sekolah di Kabupaten Jombang.

Pada seksi layanan kesehatan tradisional, dinas kesehatan telah menorehkan beberapa prestasi yang telah dijelaskan pada grafis.

Pada bidang pelayanan sumber daya kesehatan (PSDK). Dinas kesehatan menjembatani pengusaha pangan olahan untuk memperoleh sertifikat.

Juga pemenuhan komitmen produksi pangan olahan industri rumah tangga (SPP-IRT) melalui oss.go.id yang terintegrasi ke aplikasi SPPIRT BPOM.

Sub-substansi kefarmasian, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyelenggarakan penyuluhan keamanan pangan.

Hal itu dilakukan untuk memfasilitasi pengusaha pangan olahan untuk memenuhi komitmen SPP-IRT.

”Sejak tahun 2018 hingga tahun 2023 saat ini, sebanyak 1.635 pengusaha pangan olahan telah mengikuti penyuluhan keamanan pangan, dan sebanyak 270 pengusaha pangan olahan siap saji telah mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji,” pungkasnya. (wen/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Jombang #5 Tahun Kepemimpinan Bupati Mundjidah Wabup Sumrambah #dinkes