Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Berkat Pendampingan Disperta Jombang, Petani Sukses Tambah Luas Tanam Tembakau di Utara Brantas

Ainul Hafidz • Kamis, 14 September 2023 | 15:47 WIB
Bupati Jombang bersama Forkopimda Jombang serta Kepala Dinas Pertanian Jombang melaksanakan panen raya di Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh
Bupati Jombang bersama Forkopimda Jombang serta Kepala Dinas Pertanian Jombang melaksanakan panen raya di Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh

JOMBANG – Dinas Pertanian Jombang berhasil mendampingi petani tembakau di di utara brantas hingga menambah luas tanamnya.

Hal itu, terungkap saat momen panen raya tembakau di Dusun Padek, Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh (13/9).

Kegiatan panen raya disambut antusias warga. Bupati Mundjidah bersama wabup sumrambah, jajaran forkopimda turun langsung memanen tembakau.

Kepala Disperta Jombang M Rony mengatakan, sentra tembakau berada di utara Sungai Brantas menyebar di lima kecamatan.

Meliputi Kecamatan Kabuh, Kudu, Ploso, Ngusikan, dan Kecamatan Plandaan. Total luas tanam tembakau tahun ini mencapai 5.590 hektare.

”Sementara tahun lalu luas tanam 5.100 hektare,” kata Rony usai turut mendampingi bupati saat panen raya.

Dijelaskan, penambahan itu menyebar di seluruh wilayah di utara Brantas. Saat ini seluruh kecamatan sudah mulai panen.

”Sebenarnya sekarang sudah 65 persen. Puncak panen raya kita prediksi berakhir minggu pertama Oktober,” imbuh dia.

Dijelaskan, ada tiga varietas tembakau yang ditanam petani. Masing-masing tembakau Rejeb, Jinten Pakpie dan Manilo.

”Untuk varietas Jinten Pakpie 63 persen atau seluas 3.527,95 hektare, sementara Rejeb 1.149,54 hektare dan Manilo 913,16 hektare,” ujar Rony.

Selain penambahan luas tanam, ada peningkatan kualitas budi daya. Salah satunya proses pemupukan.

”Sekarang kami ada kerja sama dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) bagaimana menggunakan pupuk kascing (bekas cacing) tanah. Sudah diuji, sementara nunggu hasil,” lanjut Rony.

Menurut dia, ada dua hal terkait efisiensi usaha tani. Menekan biaya produksi dan meningkatkan produktivitas.

”Makanya bagaimana caranya selalu kita tingkatkan kapasitas pengetahuan dan kita berikan bantuan stimulan,” kata Rony.

Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengapresiasi kinerja disperta.

Menurutnya, potensi tanaman tembakau di utara Brantas luar biasa. Selain itu, kualitas dan produktivitasnya juga sangat bagus.

”Mudah-mudahan terus meningkat dan diikuti dengan harganya juga bagus,” kata Mundjidah. (fid/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Bupati Jombang #Tembakau #petani #dinas pertanian #Jombang