JOMBANG – Selain sejumlah fasum rusak, kondisi tanaman kecil yang tertempel di taman vertikal trotoar Jl KH Wahid Hasyim Jombang juga mengering.
Sebagian tanamannya layu bahkan beberapa tampak telah hilang dari pot plastik yang dipasang secara menggantung itu.
“Penyiraman sepertinya ada, tapi kurang perawatan, sekadar disiram,” ungkap Diana, 32, salah seorang warga di lokasi.
Selain itu, di beberapa titik taman juga tak lagi terlihat tanaman indah lagi, kondisinya semrawut.
Perawatan sekadarnya, membuat rumput liar banyak tumbuh. “Ya, benar-benar tidak dirawat dengan baik,” tambahnya.
Tak hanya di satu titik, kondisi taman vertikal yang tanamannya mengering hampir merata. Mulai sisi utara hingga selatan taman.
“Seluruhnya kelihatannya sama, cuma memang ada yang sangat parah, ada yang masih lumayan,” pungkas dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perkim Jombang Agung Hariadi, membenarkan perawatan di taman vertikal trotoar yang masih minim dan banyak kerusakan di mana-mana.
Bahkan, untuk sekadar penyiraman taman, Perkim selama ini harus nunut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.
“Karena untuk penyiraman kita tidak punya tangki dan tenaga, jadi selama dari DLH yang melakukan,” ungkapnya.
Ke depan, penyerahan aset seluruh tanaman akan dimasukkan ke aset DLH. Saat ini perawatan belum bisa dilakukan karena memang tidak ada anggaran.
“Untuk perawatan sampai akhir September ini memang tidak ada anggaran,” dalihnya. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW