Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tiga Sub Terminal di Jombang Bakal Dialih Fungsikan, Tapi Kajiannya Belum Tuntas

Ainul Hafidz • Minggu, 27 Agustus 2023 | 19:34 WIB

 

Sub Terminal Mojoagung adalah salah satu sub terminal di Jombang yang sedianya akan dialih fungsikan.
Sub Terminal Mojoagung adalah salah satu sub terminal di Jombang yang sedianya akan dialih fungsikan.

JOMBANG – Rencana alih fungsi tiga sub terminal di Jombang sampai saat ini belum diputuskan. Ini setelah hasil kajian Pemkab Jombang yang ditunggu belum tuntas.

”Sekarang masih proses pembahasan antara eksekutif dan legislatif, kami belum bisa memberi jawaban keputusannya seperti apa,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Budi Winarno, kemarin.

Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada jaminan apakah rencana alih fungsi tiga sub terminal tersebut disetujui atau tidak. Tiga sub terminal itu meliputi Sub Terminal Mojoagung, Sub Terminal Ngoro dan Sub Terminal Ploso.

Untuk Sub Terminal Mojoagung, jelasnya, rencana bakal beralih fungsi menjadi pasar. Karena di belakang sub terminal itu berada satu kompleks dengan pasar.

Sementara Sub Terminal Ngoro, muncul dua opsi. Selain beralih fungsi untuk perluasan kantor Kecamatan Ngoro, juga dijadikan kantor unit salah satu bank.

”Sekarang masih terus dilakukan evaluasi, pada prinsipnya kami tetap mengikuti hasil keputusan seperti apa,” imbuh dia.

Sedangkan Sub Terminal Ploso, opsi yang dimunculkan juga untuk perluasan pasar. Pertimbangannya hampir sama dengan Sub Terminal Ngoro, karena berada di depan area Pasar Ploso. ”Surat kajian yang kita kirim, perkara diputuskan untuk apa nunggu hasilnya,” ujar Budi.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang M Nashrulloh, menyampaikan tiga aset yang akan alih fungsi tersebut masih tercatat di OPD terkait karena belum dilakukan mutasi. ”Ketika nanti dibahas akan terlibat karena ada mutasi barang,” katanya, kemarin.

Sampai saat ini belum dilakukan pembahasan bersama meski sudah muncul beberapa wacana terkait alih fungsi tiga sub terminal tersebut.

”Seperti di (sub terminal) Ngoro karena dekat dengan kecamatan akan dijadikan tempat parkir dan sebagainya, berarti nanti ada mutasi barang,” imbuh dia.

Sehingga ke depan bakal ada penggeseran catatan inventarisir aset. ”Artinya catatan kartu inventarisir barang (KIB) juga bergeser,” pungkas Nashrulloh.

Sebelumnya, awal Juli lalu Dishub Jombang berkirim surat ke Sekdakab Jombang berkaitan dengan rencana alih fungsi tiga sub terminal.

Langkah ini dilakukan sebagai opsi optimalisasi aset. Langkah awal itu untuk mengkaji sejauhmana fungsi tiga sub terminal setelah kondisi di lapangan mati suri. (fid/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Alih Fungsi #Jombang #Sub terminal