JOMBANG – Para pelamar jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) alias jabatan eselon IIb, mulai berguguran. Hingga kemarin (8/8), ada enam pelamar JPTP yang tidak lolos asesmen tes dan dinyatakan gugur.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bambang Suntowo mengatakan, sesuai hasil asesmen tes yang digelar awal Agustus lalu di kantor BKD Provinsi Jawa Timur, ada enam pelamar JPTP yang dinyatakan tidak lolos.
”Benar, total ada 15 yang mengikuti asesment tes. Hasilnya telah kami umumkan,’’ ujarnya melalui Supar Kabid Pengembangan Karir BKPSDM, kemarin.
Dalam asesmen tes itu, lanjutnya, tak semua pelamar mengikuti. Dari total 25 orang pelamar, hanya ada 15 orang yang mengikuti tes. Sedangkan 10 pelamar lainnya, masih memiliki masa asesmentes yang berlaku.
Kemudian setelah mengikuti tes, enam pelamar dinyatakan gugur. ”Jadi yang berhak mengikuti tes tahap berikutnya ada 19 orang,’’ papar dia.
Ia menegaskan, hasil asesmen tes sepenuhnya wewenang pansel sebagaimana hasil asesmen tes dari BKD Pronvisi Jatim.
”Berdasarkan hasil assessment test yang ditanda tangani Kepala BKD Provinsi Jatim,’’ jelasnya.
Disampaikan, ada tiga kategori penilaian yang diumumkan. Meliputi memenuhi syarat (MS), masih memenuhi syarat (MMS) dan kurang memenuhi syarat (KMS).
”Yang tidak lolos assessment test adalah yang masuk kategori KMS,’’ tandas Supar.
Lantas kapan tahapan selanjutnya digelar? Ia mengatakan untuk tahap selanjutnya adalah tahapan terakhir berupa uji gagasan wawancara dengan tim pansel.
”Jadwalnya masih dalam pembahasan, karena menyesuaikan lima orang pansel. Setelah jadwal sudah pasti, nanti akan diumumkan,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)
Editor : Achmad RW