”Perbaikan duiker nanti terintegrasi dengan proyek rekontruksi jalan Made-Asemgede. Saat ini sudah proses lelang di PBJ,” terang Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, Senin (12/6) kemarin.
Pagu anggaran proyek rekontruksi jalan Made-Asemgede mencapai Rp 1,9 miliar. Selain menangani jalan, nantinya juga dilakukan perbaikan duiker di Asemgede yang jebol beberapa waktu lalu. ”Jadi duiker dikerjakan pada saat pelaksanaan ruas jalan Made-Asemgede, rencananya pakai box culvert,” imbuhnya.
Disingung terkait progres proses lelang, Bayu menyebut sudah berproses. Bahkan sudah ada beberapa penawar. ”Sekarang tahapannya evaluasi, mungkin tiga minggu atau satu bulan baru (selesai lelang) sampai di PPK,” kata Bayu.
Disinggung terkait akses lalu lalang warga sekitar, Bayu menyebut sementara warga membuat jembatan darurat, sehingga akses warga tidak sampai terputus. ”Supaya akses mereka tidak terputus, sehingga dibuatkan jembatan atau duiker sementara,” ujar Bayu.
Dikatakan, karena ada dua item pekerjaan nantinya perbaikan jalan hanya sepanjang 800 meter yang dicor. Pekerjaan dimulai dari titik nol di duiker itu. ”Karena terpotong pekerjaan duiker,” kata Bayu.
Seperti diberitakan sebelumnya, penanganan duiker ambruk di Dusun/Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan sampai sekarang belum jelas. Warga berharap tahun ini bisa diperbaiki.
Kaur Perencanaan Desa Asemgede Darman mengatakan, setelah duiker jebol Februari lalu, warga sekitar hanya mengandalkan jembatan darurat dari kayu. ”Mudah-mudahan tahun ini benar-benar diperbaiki,” katanya kemarin.
Padahal, di awal duiker jebol, pemdes mendapat informasi akan diperbaiki secara permanen. ”Hasil rapat terakhir katanya dulu pertengahan tahun, cuma sampai sekarang belum tahu jadi tidaknya,” imbuh dia. (fid/naz/riz) Editor : Achmad RW