Komitmen itu disampaikan Bupati Mundjidah saat membuka kegiatan sosialisasi insentif guru TPQ di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (24/5) pagi. Tampak hadir sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) M Nashrulloh, Kabag Kesra Jumadi. Sosialisasi diikuti ribuan guru TPQ se-Kabupaten Jombang.
Mengawali sambutannya, Bupati Mundjidah menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru TPQ se-Kabupaten Jombang yang telah bekerja keras mencetak generasi qurani. ”Terima kasih kepada para guru TPQ se-Kabupaten Jombang yang sudah turut mencurahkan tenaga dan pikirannya guna mengajarkan anak-anak kita di Kabupaten Jombang menjadi anak yang saleh dan salehah untuk bersama mewujudkan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing,” ujar dia.
Ia juga menyampaikan, dari total 1.825 lembaga TPQ yang sudah tersertifikasi, terdapat 6.510 guru TPQ. Setiap tahun mereka mendapatkan insentif dari Pemkab sebesar Rp 600 ribu per orang. Tahun ini, pemkab mengupayakan akan menerima Rp 750 ribu per orang. ”Insya Allah, insentif ini akan kita naikkan secara bertahap setiap tahunnya, harapannya dari Rp 600.000 bisa naik menjadi Rp 750.000,” jelas dia.
Menurut dia, besaran insentif yang diberikan pemkab tidak sebanding dengan pengabdian dan pengorbanan para guru TPQ yang telah dengan tulus ikhlas mencurahkan waktu, tenaga dan pikirannya untuk mendidik para generasi penerus bangsa di Kabupaten Jombang.
Bahkan banyak di antara guru ngaji di TPQ ini tetap mengajar meskipun tanpa adanya imbalan apa pun. ”Mudah-mudahan ini menjadi amal bagi guru TPQ dan mohon doanya agar Pemkab Jombang mendapatkan rezeki berupa tambahan anggaran dari pemerintah pusat agar bisa menambah bisaroh untuk para guru TPQ di Jombang,” pungkasnya (ang/naz/riz) Editor : Achmad RW