”Mulai awal puasa sudah boyongan,” kata Hari salah seorang warga di lokasi. Memang terpantau tak ada lagi aktivitas di halaman atau dalam puskesmas. Baik ruang rawat inap maupun ruang UGD. Di pagar depan terpasang sejumlah banner bertuliskan seluruh pelayanan pindah ke Dusun Plumpung, Desa Perak.
Dijelaskan, hingga menjelang Idul Fitri seluruh pelayanan sudah tak dilaksanakan di puskesmas. ”Puasa masih ada (pelayanan), tapi alatnya sudah dipindah ke Plumpung,” imbuh dia.
Di dalam ruang tak ada lagi alat kesehatan. Sejumlah pintu juga sudah ditutup serta banner sisa boyongan berisi permohonan maaf pelayanan terganggu lantaran adanya pindahan, masih terpasang jelas.
Kepala Puskesmas Perak Oisatin, membenarkan seluruh pelayanan tak lagi berlangsung di gedung lama lantaran ada perbaikan. Sehingga pihaknya diminta mengosongkan tempat karena gedung lama akan dirobohkan. ”Ya sekarang pindah, karena kita dapat dana untuk perbaikan,” katanya.
Karena itulah pelayanan kesehatan masyarakat untuk sementara pindah ke tempat lain. Meski pindah tempat, ia menyebut tingkat pelayanan tak berkurang sama sekali. Apalagi tempat itu dikontrak sampai akhir tahun nanti. ”Semua pelayanan tetap berjalan seperti biasa, mulai UGD, rawat inap, kamar bersalin, laboratorium, pasien Covid-19,” pungkas Oisatin. (fid/bin/riz) Editor : Achmad RW