”Pelaksanaan cuti bersama bagi aparatur sipil Negara dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,’’ kata Sekdakab Agus Purnomo.
Dalam SE dijelaskan OPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti rumah sakit, puskesmas, lembaga pelayanan telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, perbankan, perhubungan dan unit kerja/satuan organisasi/perusahaan lain yang sejenis dilakukan shift kerja.
”Pengaturan penugasan bagi pegawai pada hari libur nasional dan cuti bersama mengacu ketentuan dan peraturan perundang undangan,’’ jelas dia. Sedianya, semua ASN akan kembali aktif bekerja Rabu (26/4) pekan depan.
Dihubungi terpisah, Kadishub Budi Winarno mengatakan, selama cuti Idul Fitri 2023 pihaknya tetap menugaskan tim untuk standby di pos masing-masing. Ia menerjunkan 30 personel selama masa cuti Idul Fitri. ”Dengan pengaturan 2-3 orang di setiap titik dengan pembagian dua shif ,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaskan, pengaturan shift kerja itu berlaku mulai (19-25/4) mendatang. ”Kita mulai berlakukan tanggal 19 sampai 21 April. Kemudian tanggal 22 setelah salat Idul Fitri sampai tanggal 25 nanti,’’ tegasnya.
Sementara itu, Mulya Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Jombang, mengaku sudah menindaklanjuti SE tersebut dengan menyusun jadwal pegawai yang akan bertugas selama cuti lebaran. ”Jadi semua sudah disusun, baik yang shift maupun non shift,’’ ujar dia.
Di RSUD Jombang sendiri, ada 1.500 pegawai lebih. Mulai tenaga perawat, bidang, ahli gizi, dokter umum/spesialis, apoteker sampai kebersihan. Semua telah disusun berdasarkan tugas pokok dan fungsi masing-masing. ”Misalnya di pelayanan administrasi, IGD, dokter jaga dan lain-lain sudah ready semua. Namun khusus di poli rawat jalan sementara tutup selama masa cuti,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW