Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ini Komitmen Dinas Perkim Sukseskan PISEW di Jombang

Achmad RW • Rabu, 12 April 2023 | 13:50 WIB
Ilustrasi Kantor Dinas Perkim
Ilustrasi Kantor Dinas Perkim
JOMBANG – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang berkomitmen menyukseskan program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Pemerintah pusat menetapkan 24 desa di 12 kecamatan menerima program itu. Saat ini dalam tahap penentuan skala prioritas program.

Kepala Dinas Perkim Jombang, Agung Hariadi, mengatakan, setelah pemerintah pusat memastikan Jombang menerima program itu, sudah ditindaklanjuti. Diantaranya dengan memfasilitasi pembentukan Kelompok Kerjasama Antar Desa (KKAD) penerima program itu.

’’Tahun ini ada 12 kecamatan yang menerima program PISEW, masing-masing kecamatan dua desa yang saling terhubung,’’ kata Agung kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Setelah KKAD dibentuk, ditindaklanjuti dengan usulan program masing-masing desa. Melalui pertemuan di kantor perkim, Senin (11/4). ’’Menu utama program ada empat usulan. Yakni untuk jalan, jembatan, pasar dan tambatan perahu,’’ imbuhnya.

Di Jombang, hanya dua yang diusulkan masing-masing KKAD. Program diprioritaskan untuk pembangunan jalan dan jembatan. ’’Untuk jalan, skala prioritas ditinjau dari fungsi membuka akses atau menghubungkan kawasan antar desa. Serta memiliki dampak sosial dan ekonomi,’’ paparnya.

Jika diprioritaskan untuk jembatan, harus mempertimbangkan besaran anggaran program yang diterima. ’’Jangan sampai besaran dana lebih mahal dari rencana. Sehingga akhirnya menimbulkan masalah, bukan malah menyelesaikan masalah,’’ tuturnya.

Sebab dari pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur sudah menekankan, program dari pemerintah pusat merupakan stimulus. ’’Karena anggaran terbatas, seandainya pekerjaan tidak selesai sampai 100 persen, BPPJ Jawa Timur berharap adanya sharing dari APBD. Membangun itu hak dan kewajiban pemerintah daerah, pusat hadir untuk membantu,’’ urainya.

Tahun ini pemerintah pusat menggelontorkan Rp 6 miliar. Masing-masing kecamatan atau dua desa yang sudah terbentuk KKAD menerima anggaran Rp 500 juta.

Rincian 12 kecamatan yang menerima, Bandarkedungmulyo, Perak, Ngoro, Bareng, Mojoagung dan Sumobito. Juga Jogoroto, Megaluh, Kesamben, Kudu, Ngusikan, serta Ploso.

Masing-masing kecamatan memiliki dua desa yang saling terhubung yang menjadi penerima program. ’’Seperti di Kecamatan Perak, Desa Kalangsemanding dengan Desa Plosogenuk,’’ ungkapnya. (fid/jif/riz)

  Editor : Achmad RW
#Dinas Perkim #perak #bandarkedungmulyo #Kesamben #peterongan #denanyar #Dinas Perumahan dan permukiman #kudu #Tambakberas #Mojowarno #Proyek Pusat #plandaan #Mojoagung #Ngusikan #Ploso #Jombang #Kota Santri #Sumobito #kementrian PUPR #durian #Gus Dur #Pemkab Jombang #Megaluh #tembelang #diwek #Ringin contong #proyek fisik #Rejoso #tebuireng #bareng #makam gus dur #kabuh #Wonosalam #Desa