”Ya tahun ini ada 13.786 KPM,” kata Solahudin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang, kemarin (8/4). Dia membenarkan jika ada penurunan jumlah KPM yang menerima BLT DD. Semua proses pengusulan KPM diserahkan ke masing-masing desa. Artinya, jumlah akumulatif dari 306 desa/kelurahan itu menurun berdasar usulan dari desa.
”Untuk pendataan dan pengusulan seluruhnya dari desa. Apalagi sesuai aturan terbaru hanya 10 sampai 25 persen dari total DD di masing-masing desa. Kalau tahun lalu sebesar 40 persen,’’ tambahnya.
Mengenai penyaluran BLT DD, lanjut dia, sudah diberikan sejak Maret lalu. Pencairannya tidak dilakukan serentak karena menyesuaikan jadwal masing-masing desa. ”Kemudian disalurkan bertahap di setiap desa,’’ tandasnya.
Solahudin menambahkan, mekanisme pencairan BLT DD dilakukan desa melalui PT BPR Bank Jombang sebagai bank penyalur bantuan. Mekanisme ini sama dengan pencairan sebelumnya. ”Jadi mengenai mekanisme penyaluran, tetap seperti tahun lalu yakni lewat Bank Jombang,’’ jelas dia.
Adapun nominal bantuan yang diterima setiap KPM juga tetap, Rp 300 ribu per bulan. Artinya, selama Januari–Maret masing-masing KPM mendapatkan Rp 900 ribu. ”Per warga Rp 300 ribu per bulan, disalurkan sampai Maret kemarin,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW