Kegiatan High Level Meeting yang dibuka oleh Bupati Mundjidah Wahab ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Jombang, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, perwakilan Forkopimda, asisten, staf ahli, kepala OPD. Selain itu, Direktur BUMD Kabupaten Jombang, ketua Kadin, Bulog, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Camat se Kabupaten Jombang.
Bupati mengatakan, seperti yang terjadi dari tahun ke tahun, menjelang Ramadan dan Lebaran, biasanya diikuti dengan naiknya permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok. ”Datangnya hari besar keagamaan berdampak pada peningkatan permintaan masyarakat terhadap beberapa komoditas bahan pokok,” tutur Bupati Mundjidah dalam sambutannya.
Bupati perempuan pertama di Pemkab Jombang mengharapkan peran serta aktif para pelaku usaha agar segera melakukan antisipasi kemungkinan lonjakan kebutuhan masyarakat dengan menyediakan stok yang cukup. Jika ada hambatan dalam arus distribusi agar segera melaporkan dan berkoordinasi dengan dinas/instansi terkait. ”Saya mengimbau kepada masyarakat seluruhnya agar bijak dalam berbelanja, sesuaikan dengan kebutuhan. Hindari belanja yang bersifat konsumtif dan berlebihan sehingga inflasi dan kesejahteraan masyarakat akan tetap terjaga,” himbaunya.
Menurut bupati, untuk menciptakan perkonomian Kabupaten Jombang yang berkelanjutan dengan tingkat inflasi yang stabil diperlukan koordinasi pengendalian inflasi daerah. ”Kondisi inflasi yang terjadi di Kabupaten Jombang yang tidak termasuk wilayah yang dihitung oleh Bank indonesia non-Indeks Harga Konsumen (IHK) mengikuti kota yang terdekat yaitu Kota Kediri.
Berdasarkan inflasi di Kota Kediri untuk Januari 2023 sebesar 0,26 % lebih rendah dibandingkan dengan inflasi Provinsi Jawa Timur sebesar 0,36 % (month to month (mtm), sedangkan year on year (yoy) Kota Kediri inflasi sebesar 5,59 % lebih rendah dengan Provinsi Jawa Timur 6,41 %. Penyumbang inflasi terbesar pada kelompok makanan dan tembakau.
Pada Februari 2023, inflasi di Kota Kediri sebesar 0,16% per bulan. Kenaikan ada pada komoditas beras dan minyak goreng. ”Saya berharap kepada seluruh peserta rapat untuk bisa saling menjadi mitra yang aktif, pelopor dan penjuru atas misi besar kita semua ini. Semoga apa yang kita laksanakan ini dapat menjadi sumber kemakmuran, dengan kreativitas, inovasi, apa yang telah kita bangun dan kembangkan mudah-mudahan bisa kita wujudkan Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing,” pungkas Bupati Mundjidah Wahab.
Selain penyampaian dari Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, dalam HLM juga ada pemaparan dari Ketua DPRD Jombang Mas'ud Zuremi, Kepala Unit Kehumasan Manajer dari Bank Indonesia wilayah Jatim Rizky Satya Pradhana, Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur (M. Devis Susandika SSTP MSE), Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang Endang Sulastri. (fid/naz/riz) Editor : Achmad RW