”Ya, total ada 29 pejabat yang kita lantik dan diambil sumpah jabatan, termasuk satu kepala puskesmas,’’ ujar Bupati Jombang Mundjidah Wahab.
Ia mengatakan, ada enam yang promosi dan sisanya mutasi. Disinggung apakah ini mutasi yang terakhir menyusul deadline masa jabatan, secara tegas ia menjawab ke depan bakal ada pengisian terhadap jabatan yang kosong.
”Ya jelas ke depan kita lakukan pengisian lagi, khususnya kalau ada yang purna jabatan tentu dilakukan pengisian lagi. Namun untuk sementara yang kosong sudah terpenuhi,’’ tegasnya.
Ia menjelaskan, tujuan dari mutasi maupun promosi pejabat di lingkup Pemkab Jombang itu untuk pengisian jabatan kosong. Selain itu, mutasi dilakukan sebagai upaya penyegaran agar pelayanan publik lebih optimal. ”Ya mutasi adalah hal biasa, tujuannya untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik,’’ tegas orang nomor satu di Jombang ini.
Sementara itu, beberapa pejabat yang dimutasi di antaranya Supriyono yang sebelumnya Camat Mojowarno digeser menjadi Camat Perak, Sebaliknya Widiono yang sebelumnya menjabat Camat Perak dimutasi menjadi Camat Mojowarno. Disamping itu, Sugianto yang sebelumnya menjabat Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM menempati jabatan baru sebagai Kabag Prokopim.
Sementara, Setiawan Afandi yang sebelumnya menjabat Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang, menempati jabatan baru sebagai Inspektur Pembantu Bidang Pembangunan Inspektorat. Tak hanya itu, mutasi juga menyasar dua jabatan sekretaris dinas yakni Gatut Wijaya Sekretaris Disnaker bertukar posisi dengan Sri Surjati Sekretaris Dinkop dan UM. (ang/bin/riz) Editor : Achmad RW