Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Semangat Adipura, DLH: Pengelolaan Sampah dan RTH Berkualitas Jadi Prioritas

Achmad RW • Rabu, 1 Maret 2023 | 14:40 WIB
Proses penyortiran sampah di fasilitas sanitary landfill di TPA Banjardowo
Proses penyortiran sampah di fasilitas sanitary landfill di TPA Banjardowo
JOMBANG – Keberhasilan Kabupaten Jombang menyabet Penghargaan Adipura 2022 menjadi pelecut semangat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang untuk terus berinovasi. Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah serta ruang terbuka hijau (RTH) yang berkualitas.

”Penghargaan ini harus menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah serta ruang terbuka hijau (RTH) yang berkualitas,” ungkap Miftahul Ulum yang turut mendampingi Bupati Mundjidah saat menerima Penganugerahan Penghargaan Adipura 2022 di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat (28/2).

Ulum menambahkan, dalam usaha mewujudkan pengelolaan sampah dan RTH yang berkualitas, dibutuhkan dukungan masyarakat. Karenanya dia mengapresiasi dukungan warga mendukung program di bidang lingkungan hidup. ”Jadi tahun 2022, ada Perbup 56/2022 tentang Pembatasan Plastik Sekali Pakai. Dukungan masyarakat baik sekali,” kata Ulum kepada Jawa Pos Radar Jombang, Selasa (28/2) kemarin.

Selain itu, TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Banjardowo juga sudah difungsikan menggunakan sanitary landfill.  Teknis dari pengelolaan sampah di TPA itu, memiliki kapasitas pemilahan sampah hingga 35 ton per hari, dengan komposting 10 ton per hari. ”Juga ada fasilitas pengelolaan limbah dan pemanfaatan gas metana,” imbuh dia.

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat, lanjut Ulum, juga terus dilakukan. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 85 bank sampah dan 5 TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle) yang sudah beroperasi. ”Kami bersama USAID (United States Agency For International Development) Madani juga mengembangkan kawasan Kelurahan Kaliwungu (Kecamatan Jombang) sebagai kawasan pengelolaan sampah mandiri dengan konsep zero waste,” tutur Ulum.

Beberapa kegiatan inovasi lain juga sudah dikembangkan. Di antaranya Smart Card Beresin Sampah atau pengembangan bank sampah berbasis teknologi informasi, lalu program Gerakan Sedekah Sampah (Gradasi) dan Bank Santri (Bank sampah mandiri terintegrasi). Bank sampah terintegrasi dengan usaha ekonomi mikro berbasis partisipasi. ”Selain itu terkait pengelolaan, peningkatan fungsi dan kualitas RTH menjadi fokus kita tahun lalu,” lanjut dia.

Dijelaskan, RTH tak hanya dikembangkan menjadi fungsi ekologi, namun fungsi edukasi dan sosial lain.  ”Seperti yang sudah kita lakukan di di Alun-Alun Jombang dan RTH Kebonratu. Selain itu rehabilitasi taman juga telah dilakukan, di antaranya Taman ASEAN, Taman Adipura, dan Taman Mastrip serta beberapa taman lainnya,” kata Ulum.

Ulum menegaskan, program peningkatan kualitas pengelolaan sampah dan RTH bakal menjadi program prioritas Pemkab Jombang 2024-2026. Saat ini tengah menyusun teknis dari program itu. ”Jadi teman-teman Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Jombang sekarang menyusun peningkatan kualitas pengelolaan sampah dan RTH, karena menjadi prioritas 2024-2026,” tandasnya.

Salah satu program yang jadi fokusnya, yakni penambahan RTH. ”Jadi selain peningkatan kualitas juga akan membangun (RTH) di lokasi yang baru,” imbuh dia. Pemerintah pusat juga terus mendorong peningkatan pengelolaan sampah dan RTH di daerah-daerah. ”Jadi KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) mendorong selain ekologi juga sisi sosial dan ekonominya serta interaksi masyarakat,” ujar Ulum.

Di Kabupaten Jombang beberapa program sudah dilakukan. Mulai dari merombak Alun-Alun Jombang, fasilitas sejumlah taman kota tahun lalu. ”Seperti di alun-alun kita optimalkan pemanfaatannya untuk edukasi dan sebagainya, termasuk kita juga punya Taman Informasi,” lanjut dia.

Sehingga, lanjut Ulum, fungsi RTH tak sekadar pasif namun juga aktif, yakni bisa mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar. ”Seperti Taman Mastrip,” ujar Ulum. Berikut pengelolaan sampah juga terus digodok. Di antaranya program Beresin Sampah yang baru diinisiasi. ”Tahun ini kami lanjutkan program itu dan lebih memaksimalkan beberapa inovasi,” tutur dia.

Pihaknya juga menggandeng salah satu perusahaan umum daerah (Perumda) untuk mendukung program bank sampah secara online. Semua nasabah bank sampah bakal mendapat Smart Card. ”Ada beberapa keuntungan, selain pencatatan lebih akuntabel juga keuntungan lain, seperti saat pembelian tertentu di produk UMKM akan mendapat diskon,” kata Ulum. (fid/naz/riz)

 

  Editor : Achmad RW
#Jombang #Pemkab Jombang #Penglolaan sampah #Semangat Adipura #ruang terbuka hijau #DLH Jombang