”Jadi sesuai laporan yang kami terima, ada dua paket. Kebetulan di Disdagrin semua, Pasar Pon dan Pasar Tunggorono,” katanya, Senin (26/12). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, dua paket proyek itu mengalami keterlambatan progres. Sehingga semua tidak rampung sampai tutup anggaran nanti.
”Makanya kemarin kita rekomendasi untuk merapat dengan OPD terkait, apakah diperpanjang atau tidak,” imbuh dia. Tindaklanjut itu berkaitan dengan anggaran dan lain sebagainya.
Selain itu, dia menyebut terdapat proyek lain yang juga mengalami keterlambatan alias molor. Sayang, dia tidak bisa menyebut ada berapa paket pekerjaan fisik yang terlambat tersebut. Alasannya, pihak PPK masih memastikan hingga tutup tahun. ”Yang jelas menyatakan selesai di akhir tahun, walaupun ada yang terlambat,” tuturnya.
Karena itulah pihaknya akan melakukan evaluasi secara keseluruhan. “Jadi secara umum kami mengevaluasi atau menggerakkan OPD, berkaitan paket proyek yang diperpanjang atau denda keterlambatan,” pungkas dia. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW