Bupati Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah tiba di lokasi sekitar pukul 09.00. Ikut dalam rombongan bupati, jajaran Forkopimda Jombang, Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum serta sejumlah OPD terkait, Camat Wonosalam, kepala desa serta dari aktivis pemerhati lingkungan.
Selanjutnya, Bupati Mundjidah me-Launching Gerakan Jombang Lestari dan Environmental Social and Governance ditandai dengan aksi penanaman pohon serta menaburkan pupuk. Tidak hanya bupati, Wakil Bupati Sumrambah, Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat, dan Dandim 0814 Letkol Inf Muhammad Hanafi juga terjun langsung menanam pohon.
Dalam sambutannya, bupati menyampaikan launching Gerakan Jombang Lestari dan Environmental Social and Governance untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Pohon Nasional (BMPN). ”Tujuan dari peringatan ini adalah untuk memberikan kesadaran dan kepedulian kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui penanaman,” ujar bupati.
Menurutnya, pohon mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Pohon menjaga suhu bumi tetap dingin, menyerap karbon dan menyaring polusi udara. Selain itu, pohon juga memitigasi bencana alam dengan mengatur cuaca, menstabilkan tanah, melindungi tanaman dan mengurangi peluang penyebaran patogen antara hewan dan manusia. ”Kegiatan launching ini merupakan serangkaian kegiatan menanam pohon serentak yang lakukan Pemerintah Kabupaten Jombang di beberapa titik lahan yang rawan kritis yang berlokasi di wilayah Wonosalam,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Mundjidah juga memberikan penghargaan kepada kader konservasi dan KTH terbaik, sekolah Adiwiyata nasional dan kabupaten serta penghargaan Kampung Beriman. ”Saya berharap kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat bahwa memanfaatkan alam juga harus diimbangi dengan menjaga dan melestarikan lingkungan alam untuk melindungi generasi masa depan,” papar dia.
Selain itu bupati juga menyerahkan sebanyak 50 ribu bibit pohon. Jenisnya beragam, di antaranya pohon trembesi, palem, mahoni dan nangka.
Kepala DLH Kabupaten Jombang Miftahul Ulum menambahkan, selain di Desa Wonosalam, kegiatan penanaman pohon juga difokuskan di sejumlah desa lain. ”Jadi ada 2.965 pohon, penanamannya kita sebar di 4 desa di Kecamatan Wonosalam,” bebernya.
Adapun untuk penanaman pohon diprioritaskan pada dua kriteria lokasi. Pertama, titik-titik kritis dan di sekitar sumber mata air. ”Kita menggandeng desa juga, alhamdulillah warga sangat antusias. Saya berharap agar kegiatan pada hari ini dapat memberikan manfaat dalam mengatasi berbagai masalah lingkungan yang ada,’’ tandas Ulum. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW