Sedikitnya 100 peserta mengikuti kegiatan travel dialog dan famtrip wisata. Mereka dari pelaku usaha jasa pariwisata, pelaku usaha sarana pariwisata,pelaku usaha daya tarik wisata, pelaku ecraft di dunia pariwisata, termsuk ormas dan media yang bisa saling bersinergi mendukung pengembangan pariwisata di Jombang.
”Adapun tujuan dari travel dialog dan famtrip wisata ini untuk mensinergikan dan meningkatkan komunikasi pelaku wisata dengan Pemerintah Kabupaten Jombang,” ujar Kepala Disporapar Jombang Bambang Nurwijanto.
Dari acara ini, diharapkan para peserta dapat memberikan saran dan masukan maupun rekomendasi untuk pengembangan pariwisata di Jombang. ”Sehingga kunjungan wisata di Jombang semakin meningkat yang endingnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jombang,’’ papar dia.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk berkeliling mengungjungi wisata religi di Kabupaten Jombang. Di antaranya, makam KH Abdul Wahab Chasbullah di Tambakberas, makam KH Bisri Syansuri di Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar, dan makam Makam Mbah Sayyid Sulaiman di Kecamatan Mojoagung. ”Kenapa kita pilih wisata religi, karena wisata religi sudah memiliki magnet daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Apalagi itu sebagai ciri khasnya Jombang,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW