”Secara persentase kita sudah baik, karena aset kita cuma Rp 2,7 miliar itu sampai hari ini bisa nyumbang PAD Rp 99 juta,” kata Nasir. Disinggung terkait penyertaan modal, menurut Nasir saat ini masih berproses. ”Penyertaan modal sudah, sekarang masih proses,” kata Nasir.
Terlebih, menurutnya proses evaluasi juga terus berjalan secara berkala. Setiap tiga bulan, ia mengaku terus melaporkan progres perkembangan BUMD milik Pemkab Jombang itu. ”Jadi evaluasi ini berkala, pertama regulasi tentang BUMD itu ada direktur, dewan pengawas (Dewas, Red) dan bupati. Satu bulan dua kali kita dengan dewas,” kata Nasir dikonfirmasi, Minggu (6/11).
Evaluasi juga dilakukan pemkab melalui Bagian Perekonomian Setdakab Jombang. ”Lalu dilanjutkan ke bupati di mana koordinator regulasinya ada di bagian perekonomian itu pasti tiga bulan sekali, jadi sudah ada regulasinya,” imbuh dia. Sehingga saat ini tinggal evaluasi akhir tahun belum dilaksanakan.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis Direktur Perkebunan Panglungan Tdjahja Fadjari belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui sambungan selulernya, terdengar nada sambung masuk tetapi tidak diangkat. Berikut melalui pesan WhatsApp belum ada jawaban.
Seperti diberitakan sebelumnya, masih minimnya pendapatan asli daerah (PAD) yang dihasilkan dua Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Seger dan Perkebunan Panglungan ditanggapi kalangan dewan. Komisi B DPRD Jombang menyebutkan, dua perusahaan pelat merah itu harus memaksimalkan penyertaan modal yang sudah diberikan.
”Kita ketahui dua perusahaan itu sudah mendapatkan tambahan penyertaan modal untuk Aneka Usaha Seger sekitar Rp 8,4 miliar dan Panglungan sekitar Rp 7,9 miliar,” ujar Sunardi, Ketua Komisi B DPRD Jombang.
Komisi B akan terus mengontrol perkembangan pengelolaannya. ”Untuk Aneka Usaha Seger rencananya digunakan untuk memperbaiki fasilitas seperti percetakan, laboratorium sama fisik bangunan,” ungkapnya.
Sedangkan, untuk Perkebunan Panglungan ini rencananya akan digunakan untuk kegiatan pembangunan fisik. ”Kalau Aneka Usaha Seger tahun ini sudah mulai meningkat PADnya. Diharapkan dengan adanya penyertaan modal ini bisa lebih meningkat,” katanya. (fid/naz/riz)
Editor : Achmad RW