”Surat pemanggilan sudah dikirim tapi hari ini (kemarin, Red) pihak Topsell tidak memenuhi pemanggilan tersebut,” ujar Miftahul Ulum Kepala DLH Jombang, kemarin.
Untuk itu, pihaknya akan kembali mengirim surat pemanggilan kedua ke pihak Topsell. ”Kami jadwalkan kembali untuk pemanggilan besok (hari ini, Red),” tuturnya.
Saat ditanya apa langkah yang nanti dilakukan DLH apabila Topsell kembali mangkir, Ulum mengaku masih belum tahu. ”Yang jelas kita lihat dulu nanti apakah pihak Topsell mau datang atau tidak,” tegasnya.
Ulum menegaskan, pemangkasan dahan dan ranting pohon di depan toko elektronik tersebut bukan dilakukan petugas. Karenanya, DLH melakukan pemanggilan terhadap pengelola Topsell guna meminta klarifikasi. ”Kami pastikan bukan tim kami yang melakukan pemangkasan. Karena kami tidak ada perintah untuk melakukan pemangkasan dua pohon tersebut,” tuturnya.
Hanya saja, dirinya juga masih belum bisa memastikan yang melakukan pemangkasan pohon dari Topsell. ”Hasilnya menunggu dulu setelah kami melakukan klarifikasi,” tegas Ulum.
Sementara dikonfirmasi Febri Supervisor Topsell mengatakan, ada kelalaian dari dirinya untuk membuka surat tersebut. ”Memang saya lalai karena kemarin saya kerja sendiri sampai malam. Saya inginnya surat tersebut dibuka pak Anwar (direksi, Red) tapi sampai malam beliaunya tidak datang,” ungkapnya.
Terlebih lagi, Febri mengaku baru datang ke kantor sekitar pukul 09.30. ”Tadi saya juga mendapat teguran terkait surat tersebut. Akhirnya surat tersebut saya buka dengan seizin direksi, ternyata undangan dari DLH jam 08.00,” katanya.
Kemudian, dirinya melakukan konfirmasi ke DLH untuk mejadwal ulang pemanggilan tersebut. ”Saya juga minta maaf ke DLH dan sudah dijadwal ulang untuk besok (hari ini, Red),” pungkas Febri.
Editor : M Nasikhuddin