Setiawan Afandi pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek mengatakan sudah mendapat informasi terkait beberapa titik kerusakan trotoar dan drainase JL KH Wahid Hasyim. Dikarenakan masih dalam pemeliharaan, lanjut Setiawan, perbaikan masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. ”Kemarin kami mendata apa-apa saja yang rusak,” kata Setiawan (1/9).
Data tersebut nantinya akan dijadikan dasar pihaknya memberikan surat teguran kepada pelaksana proyek agar segera melakukan perbaikan. ”Ini data akan kita sampaikan ke pelaksana supaya ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Terlebih lagi, pada November nanti, sudah serah terima proyek, karenanya sebelum serah terima tersebut, dia ingin memastikan seluruh kerusakan sudah diperbaiki. ”Ya kami ingin itu pada saat serah terima sudah tidak ada kerusakan,” tandas pria yang juga Kabid Perumahan Dinas Perkim Jombang.
Pantauan Jawa Pos Radar Jombang di lokasi (1/9) kemarin, beberapa titik kerusakan pada proyek drainase dan trotoar KH Wahid Hasyim terlihat belum diperbaiki. Di antaranya fasilitas neon box nama jalan KH Wahid Hasyim masih rusak, menyusul terdapat huruf yang copot.
Selain itu, beberapa titik bola taman dan pot terazo yang sebelumnya rusak belum diganti. Juga terdapat puluhan pohon tabebuya terlihat mengering, termasuk beberapa titik pohon yang sebelumnya dicabut juga belum diganti dengan tanaman baru. Beberapa bunga hias di taman gantung juga terlihat mati.
Beberapa pasangan keramik juga terlihat rusak. Bahkan di sejumlah titiknya terdapat pasangan mur dan baut yang menjongat ke permukaan keramik sehingga membahayakan pengguna jalan. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW