Workshop diikuti seluruh kepala desa se-Kabupaten Jombang baik secara offline maupun online dari kantor desa masing-masing. Dengan adanya workshop ini diharapkan akan terwujud konsep kebijakan pengelolaan sumber daya keuangan yang baik, transparan dan berkelanjutan yang terangkum dalam manajemen keuangan desa yang efektif. ”Besar harapan kami agar seluruh pemerintah desa di Kabupaten Jombang dapat mengambil manfaat dari pelaksanaan kegiatan ini. Sehingga diharapkan pelaksanaan pembangunan di desa dapat berjalan lancar sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun dengan peningkatan partisipasi masyarakat,” ujar Bupati Mundjidah kemarin.
Bupati menambahkan, sinergitas antara pemkab dengan kecamatan dan pemerintah desa, dari waktu ke waktu senantiasa berjalan baik. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil pembangunan desa yang diukur melalui Indeks Desa Membangun (IDM). ”Pada tahun 2017 desa tertinggal di Kabupaten Jombang sebanyak 61 desa, tahun 2018 sebanyak 8 desa, tahun 2019 masih tetap delapan 8 desa, dan sejak tahun 2020 Kabupaten Jombang sudah tidak memiliki desa tertinggal,” tambahnya.
Sedangkan, lanjutnya, untuk desa mandiri pada 2017 tercatat sebanyak 1 desa, tahun 2019 sebanyak 6 desa, tahun 2020 sebanyak 14 desa, tahun 2021 sebanyak 23 desa dan tahun 2022 sebanyak 47 desa.
Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Jombang dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur dengan bertajuk ”Pemanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi penyelenggaraan pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan publik dalam pelaksanaan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah”.
Selain itu penyerahan penghargaan Desa Prospektif Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2021 dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur kepada Peringkat I Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Peringkat II Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben dan Peringkat III Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto.
Workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa yang dibuka Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Adapun beberapa narasumber di antaranya; Evi Zainal Abidin Anggota Komite IV DPD RI, Ihram Kasubdit Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa Direktorat Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa, Direktorat Jenderal Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Taukhid Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Wasis Prabowo Direktur Pegawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintah Desa BPKP. (ang/naz/riz) Editor : Achmad RW