”Jadi kita agendakan Kamis (besok, Red) pertemuan mengundang tim pelaksana dari unsur pemerintah desa, kecamatan serta pokja dan kemungkinan akan dihadiri PPK dari Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah,” kata Kepala Dinas Perkim Jombang Heru Widjajanto kepada Jawa Pos Radar Jombang, Selasa (12/7) kemarin.
Tujuan pertemuan itu, lanjut Heru, sebagai tindak lanjut penentuan kegiatan pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan. ”Pertama memastikan atau identifikasi kelembagaan BKAD, tapi Insya Allah semua sudah terbentuk. Lalu identifikasi infrastruktur yang akan dilaksanakan,” imbuh dia.
Heru menambahkan, sesuai SK Menteri PUPR nomor 347/KTPS/M/2022, ada tiga kecamatan penerima program pisew, yakni Kecamatan Ngoro, Kesamben dan Kabuh. Di masing-masing kecamatan itu, ada dua desa yang nantinya akan bekerja sama melakukan pembangunan infrastruktur secara swakelola.
Rinciannya, Kecamatan Ngoro, yakni Desa Ngoro dan Desa Badang, Kecamatan Kesamben ada Desa Jombatan dan Desa Jatiduwur, sedangkan di Kecamatan Kabuh, ada di Desa Kedungjati dan Desa Kabuh.
Masing-masing, lanjut Heru, mendapatkan dana sebesar Rp 500 juta untuk proyek infrastruktur kawasan. ”Teknisnya BKAD ini nanti mengusulkan dan disetujui oleh PPK dari balai. Sehingga, pertemuan ini penentuan infrastruktur apa yang akan dibangun masing-masing desa,” ujar Heru.
Pertemuan itu merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui, sebelum nantinya pelaksanaan program di lapangan. ”Katakan contohnya di Kecamatan Ngoro ini semacam pasar agrobisnis, otomatis dana terserap hanya untuk salah satu desa. Keputusannya bagaimana, apakah kedua belah pihak menyepakati untuk pasar atau ada masukan lain, semua diputuskan dalam pertemuan itu,” tutur dia.
Diharapkan, usai penetapan pelaksanaan di lapangan bisa berjalan lancar, masing-masing BKAD berjalan sesuai juknis (petunjuk teknis) dan juklak (petunjuk pelaksanaan) yang ada. ”Harapannya infrastrkutur yang akan dibangun juga benar-benar mendatangkan manfaat, apakah jalan, pasar atau untuk TPT dan sebagainya. Sehingga ke depan bisa meningkatkan ekonomi wilayah sekitar,” kata Heru. (fid/naz/riz) Editor : Achmad RW