Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bupati Hj Mundjidah Lantik Kades Sentul yang Terpilih Lewat KDAW

Achmad RW • Senin, 30 Mei 2022 | 15:04 WIB
Photo
Photo
JOMBANG – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melantik kepala desa (kades) Sentul Misbakhul Arifin, Jumat (27/5) siang. Proses pelantikan kades hasil pemilihan kepala desa antar waktu (KDAW) 12 April lalu ini berjalan lancar dan kondusif.

Prosesi pelantikan dilaksanakan di balai Desa Sentul, Kecamatan Tembelang berjalan khidmat. Turut hadir dalam prosesi pelantikan, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang Purwanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto, serta jajaran Forkopimcam Tembelang.

Dalam sambutannya, Bupati Mundjidah menyampaikan selamat atas keberhasilan Desa Sentul menyelenggarakan pemilihan KDAW. ”Atas nama pemkab kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada Pj kades dan ketua tim PKK atas jasa membangun desa selama ini,” kata Mundjidah.

Pelantikan itu berdasarkan keputusan Bupati Jombang nomor 188.4.45/170/415.10.1.3/2022 tertanggal 23 Mei tentang Pengangkatan KDAW Sentul, Kecamatan Tembelang. ”Di mana dalam SK ini dinyatakan Misbakhul Arifin akan menjalankan tugas sebagai kepala desa antar waktu Sentul sampai 5 Desember 2025,” imbuh dia.

Bupati juga mengapresiasi panitia pemilihan KDAW Sentul. Sebab, pemilihan yang melalui mekanisme musdes pada 12 April lalu, berjalan damai dan kondusif. ”Di mana dalam pelaksaaan pemilihan juga menerapkan prokes ketat mencegah penularan Covid-19,” ujar Mundjidah.

Dijelaskan, musdes atau pemilihan KDAW itu dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan kades. Sehingga, roda pemerintahan desa bisa berjalan dengan lancar. ”Pelaksanaannya juga memiliki mekanisme berbeda. Karena tidak semua warga dapat memilih, hanya diwakili beberapa pemilih dari perwakilan masyarakat, lalu unsur perangkat desa hingga tokoh masyarakat dan pemuda,” tutur dia.

Menurutnya, kades yang baru saja dilantik ke depan harus memahami serta menjalankan tupoksi jabatan yang kini diemban. ”Laksanakan amanah ini dengan baik, supaya mewujudkan masyarakat sejahtera dan bahagia,” lanjut Mundjidah.

Dia juga berharap, kades mampu menjadi pemimpin amanah dan bertanggung jawab. Mengutamakan kepentingan masyarakat serta bisa bersinergi dengan pemkab. Tentunya dengan tujuan terciptanya kesejahteraan untuk masyarakat. ”Seorang kades harus memiliki rasa enterpreneurship dan kreativitas, sehingga dapat membawa kemajuan desa,” ujar dia.

Sebab, lanjut bupati, kades beserta jajaran perangkat desa merupakan pelayan masyarakat. Baik di bidang pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan masyarakat. ”Tugas itu tentunya bukan tugas yang ringan, tetapi, memerlukan kerja keras agar dapat menjaga dan membangun semangat kebersamaan dengan seluruh komponen, termasuk dengan BPD,” lanjut dia.

Dikatakan, dengan terpilihnya kades itu bukan merupakan kemenangan pribadi atau golongan. Harus dimaknai kemenangan bersama atau seluruh masyarakat. ”Untuk itu kades harus mampu merangkul dan mengayomi seluruh warga. Karena mereka memiliki hak mendapat pelayanan terbaik,” kata Mundjidah.

Selanjutnya........

DPMD Dukung Kades Berikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

DINAS Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jombang berharap setelah resmi dilantik, Kades Sentul Misbakhul Arifin segera menyesuaikan dengan tupoksi kades. Menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Bagi kades yang baru dilantik kami harapkan segera menyesuaikan, artinya pahami terkait tupoksi kades. Sekaligus berikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” kata Kepala DPMD Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto kepada Jawa Pos Radar Jombang (27/5).

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat juga diharapkan bisa saling bekerja sama dan mendukung serta memberi kepercayaan pada kades. Sehingga, berbagai program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terwujud. ”Di era keterbukaan informasi, bukan hanya aparatur pemerintahan harus terbuka dan transparan, masyarakat juga kritis dan cerdas dalam mengakses informasi publik,” tutur dia.

Untuk itu, dia berpesan kades terpilih menorehkan komitmen mengaktualisasi transparansi pemerintahan desa. ”Lalu transparansi tata kelola anggaran dan pengelolaan potensi desa. Termasuk di dalamnya SDM,” ujar Sholahuddin.

Dengan dilantiknya kades oleh bupati, ke depan bisa menghadirkan warna perubahan positif bagi desa. Memastikan pelayanan masyarakat berjalan dengan baik didukung kebijakan publik yang unggul. ”Termasuk layanan administrasi harus lebih cepat, mudah, terbuka dan ramah pada seluruh warga,” lanjut Sholahuddin.

Diharapkan, dalam menjalankan roda pemerintahan tak ada pungutan liar. Untuk mewujudkan langkah itu, yakni harus memegang teguh integritas. ”Karena integritas ini merupakan ruh dari reformasi birokrasi pemerintahan desa sekaligus semangat dalam membangun budaya baik dan transparan,” terang dia.

Itu dapat diukur dari keberanian pemdes tidak menerima sumbangan atas layanan yang diberikan, meskipun sukarela. ”Selamat bekerja dan semoga pelantikan ini menjadi titik awal pengabdian yang tulus dan ikhlas untuk membangun desa,” tandas Sholahuddin. (fid/naz) Editor : Achmad RW
#Pelantikan #KDAW Sentul #Kepala Desa Kosong