”Untuk menindaklanjuti sosialisasi dengan penerima bantuan pada Rabu (23/3) kemarin, kami rencana segera serah terima tabungan,” ujar Heru Widjajanto, Kepala Dinas Perkim Jombang, kemarin.
Menurut Heru, jika sejak awal bulan penerima bantuan menerima buku tabungan, maka penerima bisa segera membeli kebutuhan material dan memulai pekerjaan. ”Tahun ini di Jombang ada 51 penerima yang mendapat program RTLH,” imbuhnya.
Sebanyak 51 penerima program RTLH di Jombang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan. Di antaranya 16 penerima dari Desa Katemas, 16 penerima lainnya di Desa Sumberteguh dan 19 di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu. ”Berkas sudah selesai langsung tahap pencairan. Saat ini ada beberapa berkas yang masuk,” katanya.
Berkas yang dimaksud merupakan berkas RAB (Rencana Anggaran Biaya). ”Jadi mekanisme pencairan itu, kuota pertama itu dicairkan 25 persen, kedua 45 persen dan terakhir 30 persen. Jadi misal Jombang mendapat 100 unit rumah yang dicairkan 25 unit dulu,” katanya.
Untuk anggaran bersumber dari APBN sebesar Rp 20 juta, dari APBD sebesar Rp 15 juta dan swadaya masyarakat Rp 7 juta. ”Total nanti Rp 42 juta untuk anggaran satu unit RTLH,” pungkas Heru. Editor : M Nasikhuddin