Pembinaan diikuti 60 kepala SMP negeri dan swasta. Para peserta sangat antusias mengikuti pembinaan. Sekolah yang lolos PSP nantinya mendapat tambahan bantuan operasional sekolah (BOS) kinerja Rp 100 juta di luar BOS reguler.
Saat ini, sudah ada 27 SD, tujuh SMP dan 16 PAUD yang lolos menjadi sekolah penggerak. Sebanyak 50 sekolah tersebut akan memulai pembelajaran sebagai sekolah penggerak tahun ajaran 2022-2023. ”Sekolah penggerak difungsikan untuk memajukan kelembagaan sekolah, melaksanakan kurikulum merdeka belajar, serta penguatan profil pelajar Pancasila,’’ jelasnya.
Dengan pembinaan yang intensif, dia berharap semua sekolah di Jombang lolos seleksi PSP yang digeber Kemendikbud. ”Semoga semua sekolah di Jombang jadi sekolah penggerak,’’ harapnya. Ini untuk mempercepat tercapainya visi pendidikan Indonesia mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila. Editor : Rojiful Mamduh