JOMBANG – Proyek revitalisasi Alun-Alun Jombang mendekati rampung. Peresmian proyek direncanakan bakal dimulai dengan soft opening besok (18/12). Selain jumlah pengunjung dibatasi, juga diterapkan one gate system (sistem satu pintu).
Ahmad Rofiq Ashari pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek menuturkan, progres pengerjaan di lapangan berjalan lancar. Penggerjaan tinggal pembersihan dan memasang kekurangan atau tinggal finishing. ”Saat ini posisi melanjutkan pembersihan dan merapikan tanaman serta pemasangan pagar area Cpg (Children Playground), karena Insya Allah Sabtu (besok, Red) kita agendakan soft opening,” kata Rofiq kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (16/12) kemarin.
Dijelaskan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan teknis kegiatan soft opening itu. Khususnya berkaitanya pengunjung yang memanfaatkan wahana permainan anak. ”Kita buka, cuma masih terbatas. Kurang lebih hanya 100 pengunjung di seluruh tempat,” imbuh dia.
Karena itu lanjut Rofiq, bakal ada metode yang bakal diterapkan. Mulai dari pemakaian gelang hingga penerapan one gate system bagi pengunjung. ”Jadi yang masuk itu pakai gelang khusus, karena ada yang jaga. Sudah ada tim di dalamnya,” sambung Rofiq.
Bukan tanpa alasan, diharapkan fungsi utama wahana permainan berjalan sesuai rencana. ”Bagaimana mengoptimalkan mainan, sebagai wahana belajar sekaligus hiburan, sehingga bisa berdampak ke anak,” ujar dia.
Meski demikian, ditegaskan para pengunjung tak harus mengeluarkan kocek. ”Masuknya tetap gratis. Ini anggaran dari APBD sehingga semua untuk masyarakat. Cuma, sekarang masih kita batasi, apalagi menjelang Nataru (Natal dan tahun baru) ,” terang dia.
Untuk akses keluar masuk juga demikian. Bakal ditata sedemikian rupa. Kini sudah mulai dipasang pagar pembatas setengah badan. ”Pagar sudah kita mulai pasang, ini fungsinya hanya untuk one gate system. Karena kita batasi, sehingga bisa terkendali baik yang masuk ataupun keluar. Jadi, tidak ada pintu lain lagi,” tutur Rofiq yang juga Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang ini.
Sementara progres pengerjaan kini sudah mencapai 99 persen. Tinggal menunggu seluruh pembersihan dan pemasangan pagar pembatas proyek itu kelar 100 persen. ”Jadi tinggal sedikit dan sekarang hampir selesai. Karena hanya bersih-bersih dan menara sisi timur itu saja,” kata Rofiq.
Seperti diketahui, Alun-Alun Jombang kini sudah terlihat cantik. Pemkab Jombang telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 8,3 miliar untuk revitaliasi. Pengerjaan fokus di titik selatan dan tenggara. Di lokasi itu dibangun areal parkir mobil dan bus serta playground.
Alun-Alun Jombang diharapkan menjadi ikon baru kabupaten. Peletakan batu pertama oleh Bupati Jombang Hj Mudjidah Wahab, Jumat (10/9). Didampingi Wakil Bupati Sumrambah, jajaran forkompimda serta pimpinan CV Berkah Ramadhani Persada selaku pelaksana proyek.
Editor : Rojiful Mamduh