JOMBANG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Jombang memberikan pembinaan pada kelompok kegiatan (Poktan) Usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) di Kampung KB Desa Pulosari Kecamatan Bareng. Pelatihan yang di berikan yaitu membuat klepon dan hiasan bunga dari kain flanel.
”Ini merupakan tindak lanjut rencana pembuatan stand kampung KB di lokasi wisata atau di depan Balai Desa,” kata Nurkamalia, kepala DPPKB-PPPA Jombang.
Nurkamalia menjelaskan, 19 November lalu ada pertemuan Pokja berupa evaluasi dan menampung usulan-usulan dari kader dan peserta rapat. Di antara usulannya yaitu adanya pembinaan berupa pelatihan pembuatan serta berjualan. ”Tapi mereka bingung pemasarannya bagaimana,” sambung Nurkamalia.
Kemudian kepala desa memfasilitasi jualan di desa di depan balai desa pada hari Minggu. Difasilitasi meja dan tikar di pendopo untuk makan lesehan. Kepala desa juga sempat menyatakan, jika akan memesan satu stand jualan di tempat wisata yang akan dibuka di sekitar Candi Arimbi.
Pada 25 November baru pelatihan dilakukan, dengan membuat jajanan pasar, yaitu klepon dan hiasan bunga dari flanel, untuk menambah ide jualan. Menurutnya jajanan klepon dan juga bunga hias dari flanel belum terlalu banyak dilakukan masyarakat sekitar, sehingga akan menarik minat pembeli.
Kegiatan ini bukan yang pertama, tahun lalu pelatihan dilakukan kelompok UPPKS dengan pembuatan jahe instan. Sampai lahir jahe instan Arimbi. Kedepannya Nurkamalia berharap pelatihan ini ditindaklanjuti serius masyarakat dan pemerintah Desa, sehingga klepon dan bunga hias dari kain flanel jadi produk unggulan Kampung KB.
”Kalau tahun lalu sudah bisa melahirkan jahe instan Arimbi dari pelatihan ini, diharapkan yang ini juga bisa dipertahankan serta ditingkatkan kualitasnya. Sehingga tahun depan bisa jadi oleh-oleh khas dari pasar wisata yang akan dibuka di sekitar Candi Arimbi,” pungkas Nurkamalia.
Editor : Rojiful Mamduh