Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

13.000 Guru yang Terdaftar di Dapodik Segera Divaksin

Rojiful Mamduh • Kamis, 25 Februari 2021 | 15:25 WIB
JOMBANG – Sebanyak 13.000 guru di Kabupaten Jombang yang sudah terdaft
JOMBANG – Sebanyak 13.000 guru di Kabupaten Jombang yang sudah terdaft


JOMBANG – Sebanyak 13.000 guru di Kabupaten Jombang yang sudah terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik), bakal segera divaksin dalam waktu dekat. Jadwalnya, masih menunggu Dinkes Jombang.



Kepala Dinas P dan K Agus Purnomo menyampaikan guru merupakan pelayan publik yang direncanakan masuk vaksinasi tahap II. ”Kita sudah melakukan pendataan melalui form ke semua satuan pendidikan sejak dua minggu lalu,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (24/2).



Dia menyebut, total ada 13 ribu guru baik PNS maupun honorer yang bakal divaksin. Data tersebut sesuai jumlah tenaga pendidikan dan kependidikan yang masuk dalam Dapodik. ”Totalnya 13 ribu. Untuk total yang divaksin berapa belum tahu. Teknisnya ada di dinkes,’’ jelas dia.



Agus menyebut, sebanyak 13 ribu guru itu tak hanya dari sekolah negeri. Melainkan dari sekolah swasta yang ada di Jombang. ”Intinya yang sudah masuk dapodik dulu,’’ tegasnya.



Dengan vaksinasi kepada guru ini dia berharap dapat menekan angka pernyebaran Covid-19 dari kalangan pendidik di Jombang. Sehingga, kegiatan belajar belajar tatap muka dapat segera dimulai. “Arahnya nanti kesana. Namun kita tetap menunggu arahan dan instruksi dari bupati,’’ tambah dia.



Ketua MKKS SMPN Jombang Alim, menyampaikan telah mengisi form untuk pendaftaran calon penerima vaksin. ”Sudah kami lakukan beberapa waktu lalu, namun jadwal kami masih menunggu dari dinas Kesehatan,’’ ujarnya singkat.



Dikonfirmasi terpisah, Gatut Wijaya Sekretaris Dinas Kesehatan Jombang menjelaskan, jadwal vaksinasi untuk guru masih belum diputuskan. Saat ini pihaknya masih fokus vaksinasi TNI dan Polri. ”Belum, besok siang baru ada keputusan. Kita masih menunggu arahan,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.



Gatot menambahkan, vaksin untuk tahap kedua sudah tiba sejak (22/2) lalu. Total yang dikirim Dinkes Jatim ada 1.940 vial. Satu vial untuk 10 dosis. Sehingga, 1.940 vial untuk 19.400 dosis. ”Kalau kemarin 1 vial kan untuk 1 dosis, tapi sekarang 1 vial untuk 10 dosis. Jadi kalau ada 1.940 vial itu untuk 19.400 dosis,’’ rincinya.


Vaskinasi tahap kedua ini direncakan untuk petugas pelayanan publik. Di antaranya anggota TNI, polri, DPRD, tenaga pendidik, ASN serta insan pers. ”Tempat vaksinasi kita sesuaikan dengan populasi yang ada di Kabupaten Jombang, bisa juga di 34 puskesmas, 11 rumah dan dua klinik milik Polres dan Kodim,’’ pungkas dia.


Editor : Rojiful Mamduh