Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bangunan Siphon Tak Berfungsi Maksimal

Rojiful Mamduh • Selasa, 5 Januari 2021 | 15:50 WIB
JOMBANG - Dinas PUPR Jombang sudah melakukan upaya penanganan banjir y
JOMBANG - Dinas PUPR Jombang sudah melakukan upaya penanganan banjir y


JOMBANG - Dinas PUPR Jombang sudah melakukan upaya penanganan banjir yang menerjang ratusan rumah di Desa Jombok. Salah satunya pembersihan sampah di titik jembatan dan siphon irigasi.



”Dari pengecekan memang faktor utamanya ada dua ya, sampah dan debit air. Kombinasi itu yang mengakibatkan afvoer-nya meluap,” ungkap Miftahul Ulum, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang kemarin.



Ulum, menyebut debit sejumlah sungai dan saluran yang bermuara di afvoer Watudakon memang terhitung tinggi, khususnya dalam beberapa minggu terakhir. Parahnya, air yang datang itu juga membawa sejumlah material berupa sampah. ”Banyak ditemukan sampah baik tanaman enceng gondok, ranting juga sampah lain yang nyantol di jembatan dan screen (penyaring) siphon, sehingga air tertahan,” lanjutnya.



Kondisi ini, membuat afvoer Watudakon yang sebelumnya telah dikeruk sedimennya, baik di pinggir maupun dalam saluran menjadi sedikit tak berpengaruh. ”Sedimen sudah diangkat, tapi kalau sampahnya menumpuk ya tetap tidak bisa lancar airnya,” imbuh Ulum.



Kendati demikian, Ulum menyebut sejak kemarin upaya pembersihan sampah sudah dilakukan sejumlah petugas PUPR di lokasi. Beberapa sampah pun disebutnya telah terangkat. Bahkan, jumlahnya sudah melebihi separo. ”Perkiraan kami sampai hari ini tinggal 20-30 persen saja mungkin sampah yang tersisa,” lontarnya.


Direncanakan, mulai Senin (4/1) sore, beberapa alat berat milik Dinas PUPR bakal digeser ke lokasi siphon Watudakon untuk mempermudah proses evakuasi sampah dalam saluran. ”Jadi kita start Selasa (5/1) pagi dengan alat berat, sehingga pengangkatannya akan jauh lebih cepat,” tambahnya.


Editor : Rojiful Mamduh