Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ruang Tunggu Sub Terminal Mojoagung Jadi Tempat Parkir dan PKL

Binti Rohmatin • Kamis, 22 November 2018 | 20:24 WIB
Ruang Tunggu Sub Terminal Mojoagung Jadi Tempat Parkir dan PKL
Ruang Tunggu Sub Terminal Mojoagung Jadi Tempat Parkir dan PKL


JOMBANG – Tidak hanya angkutan pedesaan yang mati suri, namun juga sub terminalnya. Salah satunya di Mojoagung, sub terminal saat ini kondisinya mati suri. Tak ada aktivitas turun naiknya penumpang.


Kendaraan umum seperti  angkutan pedesaan ataupun MPU jenis elf yang melayani rute Jombang-Mojokerto juga  tak ada satu pun yang masuk ke terminal. “Lin (angkutan pedesaan) sudah jarang sejak beberapa tahun ini. Penumpang sekarang juga sudah tidak banyak yang masuk ke terminal,” kata Seger, salah seorang pedagang kaki lima (PKL) di area terminal.


Seger bercerita dulu ada beberapa jurusan MPU yang berangkat dari sub terminal dengan jurusan Mojoagung-Wonosalam, Mojoagung-Jombang, Mojoagung-Mojowarno-Bareng-Ngoro, Mojoagung-Sumobito, dan Mojoagung-Mojokerto. “Mungkin 10 tahun lebih terminalnya sepi,” imbuh warga Desa Mojotrisno ini.


Aktivitas yang saat ini adalah jual beli, mulai dari PKL hingga toko-toko serta beberapa orang yang sibuk menjaga area parkir. Maklum, di samping area terminal merupakan toko dan beberapa tempat penitipan kendaraan bermotor. “Sudah tidak ada yang masuk. Malah banyak yang nggak jalan, seperti lin N ke Curahmalang dan Sumobito sekarang sudah tidak ada,” tutur Seger.


Aktivitas jual beli yang kini lebih mendominasi di dalam terminal. Beberapa tempat yang sebelumnya digunakan area berhentinya kendaraan umum maupun ruang tunggu penumpang sudah berubah fungsi. Untuk tempat berhentinya lin misalnya, kini digunakan sebagai area parkir kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.


Begitu juga tempat tunggu penumpang di sisi barat dan timur yang dimanfaatkan para PKL. “Sebelah barat sekarang sudah diganti, jadi tempat parkiran sepeda motor,” imbuh Seger. (*)

Editor : Binti Rohmatin