Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kacau! Tak Hanya Balita, MBG Berisi Roti Berjamur di Jombang Ternyata Juga Dibagikan ke Siswa SD dan MI

Achmad RW • Jumat, 27 Februari 2026 | 08:25 WIB

Keluhan terkait kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya menu kering saat ramadan di Kabupaten Jombang terus bermunculan.  Yang paling terbaru, sejumlah warga di Desa Sambongdukuh, Jombang
Keluhan terkait kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya menu kering saat ramadan di Kabupaten Jombang terus bermunculan. Yang paling terbaru, sejumlah warga di Desa Sambongdukuh, Jombang

Radarjombang.id  – Temuan roti berjamur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang ternyata tak hanya menyasar balita.

Kepala SPPG Tambakrejo 3 Paramananda Nur S mengungkapkan, dari 2.846 porsi yang didistribusikan, ditemukan 77 roti berjamur yang tersebar di sejumlah titik, termasuk sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.

“Ya memang itu roti dari kami, sudah kami mintakan retur ke suplier dan saat ini sudah terkumpul datanya dan akan saya serahkan ke suplier,” ujar Nanda saat dikonfirmasi Kamis (26/2) malam.

Ia merinci, roti berjamur ditemukan di tujuh titik pembagian.

Sebanyak 19 roti di MI Al Azhar, 14 roti di SDN Sambongdukuh 3, 1 roti di Perum Sambong Permai, 12 roti di Perum Buma, 13 roti di TK Muslimat, 10 roti di Dusun Sariloyo, serta 8 roti di Perum Sambong Indah.

Nanda mengakui ada kelalaian dalam pengecekan kualitas barang.

Roti datang dalam kondisi terbungkus rapi sehingga secara kasat mata terlihat baik.

“Pada saat kedatangan, roti dalam keadaan terbungkus. Tampak luar bagus,” katanya.

Hingga Kamis malam, roti tersebut belum diganti. Ia berdalih proses produksi membutuhkan waktu.

“Belum diganti, karena pembuatan roti juga berproses. InsyaAllah minggu depan. Besok dapur juga libur,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, keluhan pertama mencuat dari warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang.

LW, salah satu ibu balita, mengaku mendapati roti berjamur dalam paket MBG yang diterimanya Rabu (25/2).

“MBG untuk balita di wilayah Sambongdukuh meresahkan, roti MBG balita kok berjamur,” ujarnya.

Ia menerima paket berisi roti kemasan plastik, jeruk, dan susu UHT kecil dari posyandu pada pagi hari. Jamur baru terlihat saat roti hendak dikonsumsi sore harinya.

“Tahunya itu sore pas waktu mau dimakan, ternyata dilihat rotinya kok sudah ada jamurnya,” katanya. Karena khawatir, roti tersebut akhirnya dibuang.

Kepala Desa Sambongdukuh Khairurroziqin membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebut jumlahnya lebih dari satu.

“Kemarin memang ada laporan demikian, tapi sudah kami sampaikan ke PIC atau kader penerima untuk didata dan dikembalikan, karena tentu tidak boleh kualitas begitu diberikan,” tegasnya.

Sekitar 500 balita anggota posyandu di desanya rutin menerima MBG sejak Desember 2025. Selama ini distribusi berjalan tanpa masalah berarti.

“Tapi sebelumnya aman, entah kenapa kemarin kok tiba-tiba begitu. Saya juga sudah menghubungi kepala dapurnya untuk minta diganti. Sudah dijanjikan diganti juga, tapi belum sampai hari ini,” tambahnya.

Kasus ini menambah sorotan terhadap pelaksanaan MBG di Jombang, setelah sebelumnya menu dari SPPG Jogoroto juga dikeluhkan karena dinilai minim dan tidak layak. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#kacau #Ramadan #roti berjamur #Jombang #Makan Bergizi Gratis #menu mbg ramadan #mbg jombang #dikeluhkan oleh para pemudik #Mbg