Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kagetnya Petani Talas di Jombang Saat Temukan Mayat Pemuda Menggantung di Hutan Jatiduwur Jombang

Achmad RW • Senin, 14 Juli 2025 | 22:38 WIB
Proses evakuasi jasad pemuda yang ditemukan menggantung di hutan Jatiduwur Jombang
Proses evakuasi jasad pemuda yang ditemukan menggantung di hutan Jatiduwur Jombang

RadarJombang.id – Penemuan mayat pemuda yang sudah membusuk dan menggantung di pohon di tengah hutan menggegerkan warga Dusun/Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Jasad yang sudah hampit berupa kerangka itu, ditemukan petani yang tengah bermaksud panen talas di kebunnya.

"Tahunya itu sebenarnya sudah sejak Minggu (13/7) waktu ada warga yang mau memanen talas," terang Mu'adi, Kasun Jatiduwur.

Saksi yang juga seorang lansia itu, disebut Mu’adi sangat kaget dan ketakutan. Ia bahkan sempat menyembunyikan kesaksiannya itu.

“Saksi ini saking takutnya sampai dia tidak bisa tidur, baru berani cerita ke saudaranya Selasa pagi,” ungkapnya.

Benar saja, saat melakukan pengecekan bersama warga, Mu’adi akhirnya menemukan jasad korban yang dimaksud.

Saat ditemukan, jasad itu sudah menggantung di dahan pohon dalam kondisi sudah membusuk. Beberapa bagian tubuhnya juga sudah mulai berubah menjadi kerangka.

"Kondisinya sudah membusuk memang, mungkin sudah lama tidak diketahui, karena lokasinya juga jauh dari perkampungan, sekitar 500 meter di dalam tegalan," imbuhnya.

Jasad pria itu, akhirnya dikenali sebagai PS, 25. Hal itu berdasarkan petunjuk yang ada pada tas yang ditinggalkannya di atas dahan pohon tempatnya menggelantung.

"Jadi di tas itu, ditemukan foto yang diduga korban dan sebuah tulisan nomor handphpone yang ternyata milik kakeknya," lontarnya.

Tak berselang lama, kakek korban yang nomornya tercantum pun datang ke lokasi dan membenarkan jika mayat itu adalah cucunya yang hilang.

"Menurut kakeknya itu, anak ini sudah sebulan tidak pulang," imbuhnya.

PS, jiga disebut kakeknya tak pulang setelah ia terlibat masalah asmara. PS, disebut baru saja putus cinta dengan pacarnya dan memilih minggat.

"Kalau cerita kakeknya memang habis putus cinta sama pacarnya, setelah itu hilang," imbuh Mu'adi.

Kapolsek Kesamben Iptu Niswan yang dikonfirmasi terpisah juga membenarkan adanya penemuan mayat dalam kondisi menggantung tersebut.

"Memang ada penemuan mayat, dengan informasi menggantung dan sudah penuh belatung, tapi apakah itu gantung diri kami belum bisa memastikan," terang Niswan.

 Dari informasi yang didapatnya, korban memang sudah meninggalkan rumah sejak 17 Juni 2025 lalu.

"Menurut keterangan keluarga sudah keluar rumah dari Juni lalu, untuk jenazah masih dibawa ke RSUD Jombang untuk divisum," pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
#mayat #Kesamben #menggantung #Jombang #pemuda #jatiduwur #hutan