JOMBANG – Kesaksian salah satu korban pembacokan orang tak dikenal (OTK) di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, mengungkap kronologi sebelum aksi penyerangan terjadi.
Tiga pemuda yang menjadi korban ternyata sempat berpapasan dengan kelompok pemotor hingga kemudian dikejar sebelum diserempet dan dibacok.
Salah satu korban, A, 19, menceritakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 23.30 hingga 00.00, Selasa (29/9) dini hari.
Saat itu, dia bersama dua temannya sedang dalam perjalanan pulang dari Sumbermulyo menuju Pandanwangi menggunakan dua sepeda motor.
"Saya sama dua teman. Pulang dari Sumbermulyo ke Pandanwangi," ujarnya.
Di perjalanan, mereka berpapasan dengan kelompok berisi sekitar lima orang yang mengendarai dua sepeda motor. A mengaku sempat menyalip kelompok tersebut.
Setelah itu, kelompok tersebut justru mengejar mereka. Sesampainya di sekitar gapura Pandanwangi, saat A dan temannya hendak berbelok, motor yang mereka kendarai diserempet.
"Saya salip, terus dikejar. Mau belok, diserempet, terus dibacok," katanya.
Baca Juga: Pulang Hajatan, Tiga Pemuda Disabet Sajam OTK di Pandanwangi Jombang
A mengatakan, serangan tersebut dilakukan menggunakan senjata tajam.
Dia tidak mengetahui secara pasti jumlah senjata yang dibawa pelaku maupun jenisnya. Namun, dia menduga salah satu senjata yang digunakan menyerupai celurit.
"Kira-kira celurit. Baju-baju robek semua," ungkapnya.
Sabetan senjata tajam mengenai ketiga korban. A mengalami luka pada pergelangan tangan kiri. Dua temannya, A, 18, dan F, sekitar 19, juga mengalami luka pada bagian tangan hingga bahu kiri.
"Kena semua. Saya dan dua teman saya," ujarnya.
Setelah diserang, ketiga korban sempat kebingungan mencari pertolongan. A kemudian bertemu saudaranya dan meminta bantuan. Mereka selanjutnya dibawa ke UGD RSNU Jombang untuk mendapat perawatan.
Ketiga korban sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan. A juga memastikan kasus tersebut sudah dilaporkan kepada polisi.
Baca Juga: Ambil Paksa Barang Debitur, Rentenir Asal Jombang Dibekuk Polisi
A berharap polisi segera menemukan kelompok yang melakukan penyerangan tersebut.
"Biar segera ditangkap saja," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pemuda menjadi korban pembacokan OTK di sekitar simpang empat Desa Pandanwangi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.
Kapolsek Diwek AKP Darul Huda mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mendapat dukungan dari Satreskrim Polres Jombang.
"Korban mengalami luka sabetan sajam, namun sudah ditangani dan rawat jalan," katanya. (riz)
Editor : Anggi Fridianto