Inalillahi, Jenazah Korban KM Virgo Asal Jombang Ditemukan, Keluarga Terima Santunan 

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 12:23 WIB
DUKA: Proses pemakaman keluarga Surono, 37, warga Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
DUKA: Proses pemakaman keluarga Surono, 37, warga Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

 

 

JOMBANG – Penantian keluarga Surono, 37, warga Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, berakhir setelah jenazahnya ditemukan pada hari ke-13 pencarian korban KM Virgo Transport 8. 

 

Pantauan di rumah duka Dusun Kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, tampak mulai dipadati warga sejak pagi.

 

Tampak sejumlah pelayat, perangkat desa, serta petugas Jatim Social Care (JSC) Dinas Sosial Jawa Timur berdatangan dan bersiap menyambut kedatangan jenazah.

 

Kedatangan mereka untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendampingi keluarga dalam proses pemulangan dan pemakaman Surono.

Baca Juga: Indomaret Kolaborasi dengan Pemkab Jombang Buka Akses UMKM ke Pasar Modern, Begini Syaratnya

Sekitar pukul 10.00, jenazah kemudian dimakamkan ke pemakaman dusun setempat. 

 

Surono diketahui berangkat bekerja sebagai kernet truk pengangkut sayuran menuju Banjarmasin. 

 

Dalam perjalanan tersebut, ia berada satu kendaraan dengan sopir truk bernama Yahya yang selamat dalam insiden.

Baca Juga: Tiga Warga Bulurejo Jombang Jadi Korban KM Virgo Transport 8: Dua Selamat, Satu Masih Hilang  

Kabar penemuan Surono diterima keluarga pada Minggu (27/9) malam, sekitar setelah magrib. Dari kepolisian kepada keluarga.

 

Adik ipar Surono, Ari Supriyatin, mengatakan keluarga mendapat informasi mengenai penemuan korban yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan data yang sebelumnya mereka sampaikan kepada Tim DVI di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

 

“Dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas yang sudah menemukan keluarga saya. Walaupun dalam keadaan tidak panjang umur, ini memang musibah, tidak bisa ditolak juga,” kata Ari, saat diwawancarai pada Selasa (29/9) di rumah duka.

 

Menurut Ari, keluarga kemudian menerima sejumlah foto dari grup WhatsApp Basarnas. 

 

Dalam foto tersebut terlihat beberapa korban yang ditemukan di sejumlah lokasi.

 

Pihak keluarga lantas mencermati foto-foto tersebut. 

 

 

Dari bentuk tubuh hingga bagian kaki, Ari merasa ada salah satu korban yang sangat identik dengan ciri-ciri Surono.

 

“Kita punya insting bahwa salah satu dari foto itu kakak saya. Melihat dari bentuk badan, dari bentuk kaki-kakinya itu identik dengan kakak saya,” ujarnya.

 

Kendati telah dimakamkan, keluarga hingga kini belum menerima informasi terkait santunan dari perusahaan tempat ia bekerja. 

 

"Belum ada kabar juga. Belum ada,” tambahnya.

 

Keluarga baru mendapat kepastian mengenai santunan dari Jasa Raharja. 

 

Petugas Jasa Raharja disebut telah mendatangi rumah duka dan mengonfirmasi adanya bantuan biaya pemakaman.

 

"Tadi dari orang Jasa Raharja juga datang mengonfirmasi dapat santunan biaya pemakaman,” ujarnya.

 

Nilai santunan yang diinformasikan kepada keluarga sekitar Rp4 juta. 

 

Bantuan tersebut, lanjut Ari, akan diberikan setelah jenazah Surono dimakamkan.

 

"Setelah pemakaman. Setelah proses pemakaman,” katanya.

 

(ang)

Editor : Anggi Fridianto
korban kapal km virgo Jombang Desa Bulurejo