Waduh! Ibu Menyusui di Mojowarno Jombang Dapat MBG Tumis Berulat

Achmad RW • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 15:39 WIB
Menu MBG untuk ibu menyusui di Mojowarno Jombang yang mengandung ulat
Menu MBG untuk ibu menyusui di Mojowarno Jombang yang mengandung ulat

RadarJombang.id – Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dikeluhkan penerima manfaat. Seorang penerima manfaat kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, menemukan ulat pada menu sayuran, Kamis (24/9).

P, penerima manfaat, mengatakan paket MBG diterimanya sekitar pukul 09.30. Setibanya di rumah sekitar empat menit kemudian, dia langsung memeriksa makanan sebelum menyantapnya.

Ia pun menemukan ulat yang sudah mati tergoreng pada menu oseng sawi pakcoy dan kubis. Paket MBG itu diketahui berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kharizmajaya. 

Baca Juga: SLHS SPPG Mangunan Jombang Ditinjau Ulang Usai 259 Siswa Diduga Keracunan MBG

“Sebelum mencicipi saya teliti dulu. Ternyata terlihat jelas ada ulat di atas sayurannya,” ujar P saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Temuan tersebut langsung dilaporkan P melalui grup MBG dan kepada PIC kader Posyandu. Laporan itu kemudian diteruskan kepada pihak SPPG Kharizmajaya.

Menurut P, pihak SPPG merespons dengan mengganti paket makanan. Menu pengganti terdiri dari ayam crispy, minuman kemasan ABC Sari Kacang Hijau, dan buah kelengkeng. “Menu makanannya langsung diganti dengan menu baru,” katanya.

Baca Juga: Parah! Ada Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMAN di Jombang, Begini Kata Kepala Sekolah

Sebelumnya, paket MBG yang diterima P berisi nasi putih, telur mata sapi, oseng sawi pakcoy dan kubis, oseng tempe kacang tanah, serta buah semangka dan melon.

P mengaku temuan ulat tersebut bukan kali pertama dirinya menemukan persoalan pada menu MBG dari SPPG Kharizmajaya. Dia menyebut sudah tiga kali menerima makanan yang dinilainya bermasalah. “Pertama dari anak saya, menu sayur asem ada ulatnya. Kedua ayam suwir basi, ketiga ini tadi ada ulatnya,” ungkapnya.

Untuk temuan sayur asem sebelumnya, P mengatakan pihak keluarga telah menyampaikannya langsung kepada SPPG. Menurut dia, pihak SPPG juga telah meminta maaf.

P berharap pemeriksaan makanan dilakukan lebih teliti sebelum paket dibagikan kepada penerima manfaat. “Saya berharap pihak SPPG lebih teliti lagi sebelum mengirimkan ke penerima manfaat,” pungkasnya.

Camat Mojowarno Ronni Afriandie yang dikonfirmasi membenarkan adanya temuan itu. Pihaknya bersama petugas terkait juga telah mendatangi SPPG bersangkutan untuk melakukan pengecekan.

“Jadi setelah kami cek, ternyata memang benar ada kejadian tersebut, kami juga melakukan pembinaan dan SPPG sudah mengganti dengan MBG baru,” terangnya.

Terpisah, Aslap SPPG Kharismajaya Dusun Ngelo, Desa Gondek, Mojowarno  Hari Adi Gunawan juga mengakui adanya temuan ulat tersebut.  “Iya tadi setelah ada laporan, saya langsung nyamperin ke situ dan mengganti juga meminta maaf,” terangnya.

Baca Juga: 43 SPPG di Jombang Disuspend, Satgas MBG ungkap Puluhan SPPG Memang Belum Punya SLHS

Hari mengakui, pada Kamis (24/9) SPPGnya itu menyediakan menu untuk 1.997 penerima manfaat, baik untuk siswa maupun kategori 3B. 

“1.997 menu yang dibagikan hari ini, oseng pakcoy, tempe orek, telur dan buah itu , cuma satu itu saja dari yang menu untuk bumil, sekolah juga tidak ada,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kemungkinan besar ulat itu adalah serangga yang ada di sayuran jenis pakcoy yang jadi menu oseng. “Yang jelas kami akan evaluasi lagi setelah ini, dan kami minta maaf,” pungkasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
tumis Mojowarno Jombang ulat Mbg