Kronologi Lansia di Jombang Tewas Usai Bakar Daduk Tebu, Begini Penjelasan Polisi

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 06:11 WIB
DIEVAKUASI: Petugas mengevakuasi korban di lahan pertanian Dusun Ketanon, Desa/Kecamatan Diwek, Sabtu (12/9)
DIEVAKUASI: Petugas mengevakuasi korban di lahan pertanian Dusun Ketanon, Desa/Kecamatan Diwek, Sabtu (12/9)

 

 

 

JOMBANG – Nasib naas dialami Sutaji, 67 saat membakar sisa tanaman tebu atau daduk di lahan pertanian Dusun Ketanon, Desa/Kecamatan Diwek, Sabtu (12/9).

Ia ditemukan tewas dengan kondisi sebagian tubuh mengelupas. 

Informasi yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 11.00.

Korban ditemukan di area lahan yang terbakar saat petugas melakukan penanganan kebakaran.

 

Saat ditemukan, sebagian tubuh korban mengalami pengelupasan. Sejumlah peralatan pertanian seperti cangkul dan sekop juga masih berada di sekitar lokasi.

 

Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa F. Diaz mengatakan, petugas awalnya menerima laporan kebakaran lahan di wilayah Ketanon.

Tim kemudian diterjunkan untuk melakukan penanganan.

”Awal mulanya kita mendapat informasi ada kebakaran lahan di Ketanon, Diwek. Begitu lokasi dibagikan, langsung ditindaklanjuti anggota untuk menuju ke lokasi,” kata Wiku.

 

Saat proses pemadaman berlangsung, petugas mendapati adanya korban di area lahan.

 Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian dan tenaga kesehatan untuk dilakukan penanganan.

”Setelah dilakukan penanganan, ditemukan adanya korban, sehingga segera berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk mengamankan lokasi,” ujarnya.

Wiku menyebut korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian, termasuk apakah berkaitan langsung dengan kebakaran lahan tersebut.

Baca Juga: Hiace Tabrak Truk di Tol Jombang Mojokerto, Empat Penumpang Tewas

”Sampai hari ini kita juga belum tahu penyebabnya. Kita fokus dulu untuk penanganan kebakaran.

 Untuk jenazahnya sudah ditangani kepolisian maupun Dinas Kesehatan melalui puskesmas,” jelasnya.

Sementara itu, petugas masih melakukan penanganan terhadap api yang merambat dari lahan pertanian menuju area tanaman bambu di sekitar lokasi. Berdasarkan kondisi lapangan dan arah angin, api diduga bergerak dari sisi selatan menuju utara.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra membenarkan kejadian tersebut. ”Tim iden sudah turun, dan jasad sudah dilakukan pemeriksaan dan dievakuasi,” terangnya.

Hasil pemeriksaan sementara, Magribi menyebut Sutaji memang sebelumnya pamit pergi ke ladang tebu itu untuk melakukan pembakaran daun tebu. Namun, api menjalar hingga akhirnya mengepung korban.

 ”Kemungkinan besar, penyebab kematiannya karena sesak nafas karena asap, juga terkena panasnya pembakaran, karena ditemukan kulit korban melepuh juga,” imbuhnya.

Kendati demikian, Magribi memastikan pihak keluarga menyatakan ikhlas dan menerima kematian korban.

”Pihak keluarga tidak berkenan jasad korban diotopsi, sehingga jasadnya langsung diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,” pungkasnya. (riz/ang)

Editor : Anggi Fridianto
dusun ketanon diwek Tewas Terbakar Lansia Jombang Jombang polres jombang