JOMBANG — Menu makanan bergizi gratis (MBG) yang disantap siswa SMPN 1 Kabuh, Jombang, Rabu (2/9), menjadi perhatian setelah puluhan siswa mengalami keluhan kesehatan.
Salah satu menu yang paling banyak dikeluhkan siswa adalah udang saus padang.
Dalam satu paket MBG tersebut, siswa mendapat nasi putih, udang saus padang, tahu susu, tumis wortel, sawi putih dan brokoli, serta pepaya.
Menu itu disantap siswa pada Rabu siang sebelum sejumlah keluhan mulai muncul pada malam harinya.
Azura, siswa kelas IX SMPN 1 Kabuh, mengatakan dirinya mulai mengalami sakit perut, perut kembung, pusing, dan mual setelah menyantap menu tersebut.
Ia mengaku paling mengingat kondisi udang yang menurutnya memiliki bau tidak sedap.
“Udangnya baunya enggak enak banget,” ujar Azura.
Baca Juga: Korban Diduga Keracunan MBG di Kabuh Jombang Jadi 80 Orang, Guru Ikut Terdampak
Keluhan serupa juga dialami sejumlah teman sekelasnya.
Menurut Azura, sedikitnya enam temannya mengalami kondisi hampir sama, mulai dari perut kram hingga diare.
Keterangan soal udang juga muncul dari hasil pemeriksaan di Puskesmas Kabuh.
Dokter Puskesmas Kabuh, dr. Aditya Bimantara, mengatakan sebagian besar siswa yang diperiksa menyebut udang ketika ditanya mengenai makanan yang memiliki rasa atau bau tidak biasa.
“Untuk sementara, kemungkinan mengarah pada udang,” kata Aditya.
Namun, dokter belum memastikan udang menjadi penyebab keluhan para siswa. Dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk sementara, kemungkinan dugaan mengarah pada keracunan,” ujarnya.
Keluhan yang ditemukan pada siswa didominasi diare, mules atau kram perut, dan nyeri lambung. Sebagian siswa juga mengalami muntah hingga lemas.
Hingga Kamis (3/9), tujuh siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Kabuh.
Kapolsek Kabuh AKP Muhammad Yogie Pratama mengatakan, polisi langsung melakukan penelusuran setelah mendapat informasi adanya siswa yang mengalami keluhan kesehatan.
Polisi berkoordinasi dengan pihak SMPN 1 Kabuh serta mencari informasi dari Kepala Dapur SPPG dan mitra.
“Kami mencari informasi lebih konkret terlebih dahulu, kami menggandeng sekolah yaitu SMP 1, kemudian kami juga mencari informasi kepada Kepala Dapur SPPG dan mitra,” ujar Yogie.
Baca Juga: Siswa SMPN Kabuh Cerita Diduga Keracunan MBG: Perut Sakit hingga Diare, Udang Berbau Tak Enak
Dari penelusuran sementara, polisi memastikan menu yang dibagikan memang terdiri dari nasi putih, udang saus padang, tahu susu, tumis wortel, sawi putih dan brokoli, serta pepaya.
MBG tersebut berasal dari SPPG Mangunan yang berada di Dusun Brumbung, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh.
Polisi juga belum memastikan apakah keluhan hanya terjadi di SMPN 1 Kabuh. Saat ini, petugas masih menelusuri penerima manfaat lain yang mendapat menu serupa.
“Yang masih dapat kami terima itu baru hanya di SMPN 1 Kabuh.
Sementara Kanit kami juga sedang komunikasi atau koordinasi dengan dapur SPPG untuk mencari informasi berapa penerima manfaat pada hari kemarin, kemudian disebarkan atau didistribusikan ke mana saja,” katanya.
Dari pihak sekolah, Kepala SMPN 1 Kabuh Suprihadiono juga menyebut ada sebagian makanan yang dianggap mencurigakan.
Namun, tidak semua siswa mengonsumsi makanan tersebut. Di sisi lain, sejumlah guru yang ikut menyantap menu MBG tidak mengalami keluhan, termasuk dirinya.
“Ada sebagian yang mencurigakan, cuma ada yang anak-anak tidak dimakan. Bapak/Ibu guru juga ada yang makan tidak apa-apa. Seperti saya itu kemarin juga makan, tapi tidak apa-apa,” katanya.
Dengan demikian, udang saus padang menjadi salah satu makanan yang disorot dalam dugaan keracunan tersebut.
Namun, hingga kini belum ada kepastian makanan mana yang menjadi penyebab. Polisi masih menggali informasi dari SPPG Mangunan dan penerima manfaat lain untuk memastikan sumber keluhan kesehatan para siswa. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto