Jasad dan Motor Perangkat Desa yang Ceburkan Diri ke Brantas Ditemukan, Begini Kondisinya

Achmad RW • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:49 WIB
Proses evakuasi jasad korban ke ambulans
Proses evakuasi jasad korban ke ambulans

RadarJombang.id – Pencarian DS, 27, perangkat Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, yang menceburkan diri ke Sungai Brantas bersama sepeda motornya akhirnya membuahkan hasil.

Jasad korban dan sepeda motornya ditemukan petugas gabungan bersama warga pada Senin (17/8) sore.

Jasad DS ditemukan sekitar pukul 16.40, atau sekitar 24 jam setelah korban menceburkan diri ke sungai.

Baca Juga: Pria Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Jombang Ternyata Perangkat Desa, Benarkah Gegara Motif Asmara?

Lokasi penemuan jasad berada sekitar 50 meter dari titik awal korban dilaporkan menceburkan diri.

"Jadi untuk korban dan motornya sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi, lokasinya terpisah," terang Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.

Wiku menjelaskan, jasad DS ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah berhasil dievakuasi dari Sungai Brantas, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka.

Baca Juga: Naik Perahu, Pria di Ploso Jombang Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Bersama Motor

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan sudah dievakuasi ke rumah duka," lanjutnya.

Sementara itu, sepeda motor Honda Mega Pro milik korban ditemukan di lokasi yang menjadi titik awal DS menceburkan diri. Proses evakuasi motor dilakukan dengan bantuan warga.

"Untuk motor, tadi ditemukan di lokasi dia menceburkan diri, dan ditarik menggunakan tali, dibantu warga sampai ke pinggir," pungkas Wiku.

Sebelumnya, DS diketahui menceburkan diri ke Sungai Brantas pada Minggu (16/8) sekitar pukul 16.30.

Kejadian berlangsung di tengah Sungai Brantas, tepatnya di perbatasan Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, dengan Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang.

Saat itu, DS menyeberang seorang diri menggunakan perahu sambil membawa sepeda motor Honda Mega Pro.

Ketika perahu baru menempuh sekitar seperempat perjalanan, korban tiba-tiba menceburkan diri bersama sepeda motornya.

Baca Juga: Misteri Jasad Perempuan di Sungai Brantas Jombang Belum Terpecahkan, Polisi Sebar Ciri-Ciri Korban

Dua orang yang berada di perahu sempat berusaha menyelamatkan korban dengan melempar rompi dan ban pelampung.

Namun, DS justru menyingkirkan kedua alat tersebut hingga akhirnya tenggelam bersama motornya.

DS diketahui merupakan perangkat Desa Gedongombo yang menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Baca Juga: Jasad Wanita Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Brantas Jombang, Sudah Membusuk Sepekan

Terkait dugaan motif, Kepala Desa Gedongombo Lasiman menyebut beredar isu korban menceburkan diri karena persoalan asmara.

Namun, pihak desa belum dapat memastikan kabar tersebut.

"Kalau yang saat ini beredar isunya memang seperti itu. Namun, apakah pasti itu kami juga tidak bisa memastikan," ujar Lasiman. (riz)

Editor : Achmad RW
perangkat desa sungai brantas Ceburkan diri ditemukan