JOMBANG – Bentrokan antarkelompok yang diduga melibatkan rombongan pendekar juga terjadi di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Minggu (16/8) dini hari.
Peristiwa tersebut berlangsung dua kali hingga meluas ke Desa Denanyar Kecamatan Jombang.
Kepala Desa Sambongdukuh Khairur Roziqin mengatakan, kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 23.45.
Bentrokan kembali pecah sekitar pukul 01.30 di lokasi yang sama, yakni di sekitar gapura patung kuda desa setempat.
’’Lokasinya sama di dekat gapura patung kuda. Yang terlibat rombongan pendekar dari arah timur. Kemudian dicegat rombongan pesilat yang lain. Akhirnya pecah di sana,’’ jelasnya.
Beruntung, bentrokan di Sambongdukuh tidak sampai melibatkan warga sekitar. Tidak ada korban luka maupun rumah warga yang menjadi sasaran.
’’Untungnya warga tidak ikut. Dan alhamdulillah tidak ada korban luka, rumah warga juga tidak kena sasaran,’’ katanya.
Bentrokan di Sambongdukuh berlangsung beberapa menit sebelum kedua kelompok membubarkan diri.
Sekitar pukul 03.00, kondisi di lokasi sudah kembali aman.
Khairur menambahkan, dirinya juga menerima laporan adanya kejadian serupa di wilayah Desa Denanyar, tepatnya di sekitar Embong Miring.
’’Tapi tadi laporan dari rekan, di Denanyar, sekitaran Embong Miring situ juga ada,’’ pungkasnya.
Baca Juga: Rombongan Pendekar Bikin Onar Serang Warga Plumbon Gambang Jombang, Motor Hingga Mobil Warga Dirusak
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra menyampaikan hingga saat ini, pihaknya bersama Polsek jajaran masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kegaduhan yang disebabkan sekelompok diduga pesilat di wilayah Jombang.
”Saat ini masih di datakan oleh polsek jajaran,’’ ujar dia.
Disinggung berapa terduga pelaku yang diamankan atas peristiwa tersebut, ia belum bisa menyampaikan lebih detail.
”Belum ada. Masih menunggu pendataan dari Polsek,’’ pungkasnya. (riz/ang)
Editor : Anggi Fridianto