Jasad Wanita Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Brantas Jombang, Sudah Membusuk Sepekan

Achmad RW • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:18 WIB
Penemuan jasad seorang wanita tanpa identitas menggegerkan warga di sekitar Sungai Brantas Dusun jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang Jumat (7/8) pagi.
Penemuan jasad seorang wanita tanpa identitas menggegerkan warga di sekitar Sungai Brantas Dusun jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang Jumat (7/8) pagi.

 

 

JOMBANG – Penemuan jasad seorang wanita tanpa identitas menggegerkan warga di sekitar Sungai Brantas Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang, Jumat (7/8) pagi.

Jasad itu, hingga kini masih disimpan di RSUD Jombang dan belum teridentifikasi.

Dari data yang dihimpun, penemuan jasad itu berlangsung sekitar pukul 07.00, pertama kali diketahui pemancing yang pagi itu tengah menengok joran pancingnya.

“Jadi pagi itu ada saksi yang sedang melihat pancingnya di Sungai Brantas, ternyata melihat ada mayat terapung di Sungai Brantas,” terang Kapolsek Ploso Kompol Achmad Chairudin.

Saat ditemukan, mayat perempuan tersebut sudah dalam kondisi menggembung dan membusuk.

Baca Juga: Identitas Mayat di Saluran Irigasi Megaluh Jombang Terungkap, Polisi: Korban Lakalantas

Posisinya tertelungkup dengan wajah di bagian bawah dan tersangkut pada tanaman air di pinggir sungai.

Saat ditemukan, jasad tersebut juga masih mengenakan pakaian lengkap baik bagian atas maupun bawah.

“Untuk ciri pakaiannya di badan ada baju dan kaos bergambar Hello Kitty serta celana pendek motif bunga,” terangnya.

Jasad perempuan yang diperkirakan berusia 50 tahun itupun, akhirnya dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD Jombang guna dilakukan proses identifikasi dan visum.

Hasilnya, Chairudin menyebut menunjukkan tak ada bekas tanda penganiayaan.

“Kalau luka bekas penganiayaan di pemeriksaan awal tidak ada,” imbuhnya.

Baca Juga: Pembunuh Mayat Pria Leher Tergorok di Megaluh Jombang Dibekuk, Dua Pelaku Ditangkap di Blitar

Namun, kondisi jasad yang sudah menggembung dan membusuk, membuat petugas belum bisa mengidentifikasi jasad tersebut.

Kematian korban yang diperkirakan sudah lebih dari lima hari, juga membuat sidik jarinya rusak dan menghambat proses identifikasi.

“Perkiraan sudah seminggu, sehingga sidik jarinya juga berubah dan rusak. Untuk penanganan masih dilakukan tim Identifikasi dari Satreskrim Polres Jombang, dan belum ditemukan identitasnya sampai sekarang,” terang Chairudin Jumat sore. (riz/ang)

 
 
 
Editor : Anggi Fridianto
sungai brantas jombang Ploso Jombang mayat tanpa identitas Jombang penemuan mayat Jombang berita jombang