Kronologi Lengkap Kebakaran Pabrik Pakan di Mojowarno Jombang, Pemadaman Butuh Waktu Hingga Lebih 12 Jam

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 07:47 WIB
Petugas berusaha memadamkan kebakaran di pabrik pakan ternak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jumat (24/7) malam.
Petugas berusaha memadamkan kebakaran di pabrik pakan ternak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jumat (24/7) malam.

RadarJombang.id – Kebakaran hebat melanda pabrik pakan ternak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jumat (24/7) malam.

Api yang muncul sekitar pukul 19.50 dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan pabrik.

Proses pemadaman berlangsung hingga lebih dari 12 jam atau hingga Sabtu (25/7) siang.

Baca Juga: Pabrik Pakan di Mojowarno Jombang Terbakar Hebat, Karyawan Panik Berhamburan Selamatkan Diri

Total kerugian material diperkirakan hingga Rp 600 juta. Angka ini mencakup kerusakan bangunan, mesin produksi, serta seluruh stok bahan baku dan barang jadi yang siap disalurkan ke peternak di wilayah Jombang dan sekitarnya.

Api diduga bermula dari area pengeringan bahan baku, lalu merambat cepat ke tumpukan jagung, dedak, dan kemasan barang jadi yang mudah terbakar.

’’Saya kira ada kabel yang putus atau percikan api yang tertinggal. Padahal sebelum pekerja pulang, kami selalu periksa seluruh peralatan dan aliran listrik,’’ kata pemilik usaha, Sutrisno, yang sudah mengelola pabrik pakan ternak selama kurang lebih delapan tahun. Dia tampak terpukul melihat usahanya hangus seketika.

Baca Juga: 42 Kebakaran Terjadi di Jombang Sepanjang 2026, BPBD Ungkap Penyebab Terbanyak dan Beri Peringatan Keras

’’Yang paling saya syukuri semua orang selamat, meskipun aset yang saya bangun susah payah habis dilalap api,’’ ujarnya dengan nada bergetar.

Supriyono, 63, teknisi listrik pabrik sekaligus saksi di lokasi mengatakan, awalnya dia tahu ada kebakaran saat api sudah berkobar besar di bagian belakang bangunan.

’’Yang saya tahu api sudah besar. Habis itu saya panik, keluarkan barang-barang,’’ ucapnya.

Menurutnya, sumber api terlihat dari sisi barat atau belakang pabrik, tepatnya di area mesin produksi. Dalam hitungan menit, kobaran api merambat ke berbagai sudut bangunan.

Api kemudian melalap mesin-mesin produksi, panel listrik, hingga tumpukan bahan baku pakan berupa janggel dan hasil gilingan.

Banyaknya material yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. 

Para pekerja sempat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR).

Baca Juga: Rumah di Ploso Jombang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Charger HP yang Masih Menancap

Namun usaha itu gagal karena api telanjur membesar. ’’Disemprot APAR tidak ngatasi, langsung telepon pemadam,’’ ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas, mengatakan, besarnya kobaran api membuat BPBD mengerahkan enam armada ke lokasi.

Terdiri dari tiga unit pemadam dan tiga mobil tangki penyuplai air.

Baca Juga: Niat Hati Perbaiki Kendaraan Mogok, Mobil Pria di Jombang Ini Malah Ludes Terbakar

Petugas berjibaku memadamkan api selama berjam-jam agar kobaran api tidak merembet ke seluruh kompleks pabrik.

Bahkan, hingga pukul 10.00 Sabtu (25/7) siang, petugas masih terus melakukan pemadaman. 

’’Kendala utamanya di bahan seperti sekam dan jagung yang menyimpan bara. Kendala air juga. Siang ini (kemarin) api memang sudah padam, namun pembasahan ke bara masih dilakukan,’’ jelasnya.

Akibat kebakaran itu sebagian besar bagian dalam pabrik terbakar. ’’Dampaknya cukup besar di bagian dalam. Namun untuk struktur bangunan pabrik relatif aman,’’ imbuhnya.

Beruntung, meski kebakaran berlangsung sangat besar dan lama, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

’’Untuk korban luka maupun korban jiwa nihil,’’ kata Kapolsek Mojowarno Iptu Dhira Wira Prasasta saat dikonfirmasi.

Dari olah kejadian perkara dan pemeriksaan sementara Dhira menduga kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik.

’’Dugaan sementara penyebabnya dari korsleing listrik, pendalaman masih dilakukan,’’ ungkapnya(riz/jif)

Editor : Achmad RW
pabrik pakan Mojowarno kronologi Jombang kebakaran