Kronologi Truk Box Tabrak Tiga Motor dan Empat Pejalan Kaki di Depan Samsat Jombang, Ini Penjelasan Polisi

Achmad RW • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 12:18 WIB
Kecelakaan maut terjadi di jalur arteri nasional Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, tepat di depan Kantor Samsat Jombang, Selasa (22/7). 
Kecelakaan maut terjadi di jalur arteri nasional Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, tepat di depan Kantor Samsat Jombang, Selasa (22/7). 

 

 

JOMBANG – Kecelakaan maut terjadi di jalur arteri nasional Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, tepat di depan Kantor Samsat Jombang, Rabu (22/7). 

 

Sebuah truk box diduga mengalami rem blong hingga menabrak tiga sepeda motor dan empat pejalan kaki. 

Dua orang meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 06.30. 

Baca Juga: Truk Kontainer Picu Kecelakaan Beruntun di Jombang, 2 Tewas dari 11 Korban  

"Kejadiannya pagi saat orang berangkat kerja, kondisi jalan memang ramai," terang Maun, saksi di lokasi.

 

Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk Hino nopol B 9188 PEU yang dikemudikan ABD, 24, warga Kabupaten Lebak, Banten, melaju dari arah timur ke barat di lajur kiri. "Truk melaju dari arah timur ke barat," katanya.

 

Di saat bersamaan, di depannya terdapat tiga sepeda motor yang sedang berhenti karena arus lalu lintas padat. 

Ketiganya yakni Honda Vario nopol S 5628 OCY yang dikendarai EP, 32, warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Honda Beat nopol S 4948 ON yang dikendarai SD, 59, warga Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, serta Yamaha Vega R nopol S 2181 OY yang dikendarai SBR, 47, warga Desa Brudu, Kecamatan Sumobito.

Baca Juga: DPRD Jombang Ingatkan Pedagang Angkringan Berpakaian Sopan, Jaga Citra Kota Santri

Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong hingga tidak dapat dikendalikan. Akibatnya, truk menghantam ketiga sepeda motor yang sedang berhenti di depannya. 

 

"Remnya tidak berfungsi, langsung menabrak motor-motor yang antre," imbuh Maun.

 

Usai menghantam tiga sepeda motor, truk terus melaju ke sisi kiri jalan dan menabrak empat pejalan kaki yang sedang berjalan di tepi jalan sebelah selatan. Benturan itu membuat para korban terpental di sekitar lokasi kejadian.

 

Akibat kecelakaan tersebut, penumpang Honda Vario, MS, 26, warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Seorang pejalan kaki, Popy DM, 23, warga Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, juga meninggal dunia di tempat.

 

Sementara pengendara Honda Vario, EP, 32, pengendara Yamaha Vega R, SBR, 47, pengendara Honda Beat, SD, 59, serta tiga pejalan kaki masing-masing R Ida, 22, SGR, 36, dan MS, 38, mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan kecelakaan tersebut. 

 

"Dua orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka," katanya.

 

Ia menjelaskan, seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan kendaraan yang terlibat juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. 

 

Polisi juga masih mendalami dugaan rem blong yang menjadi penyebab kecelakaan tersebut. 

 

"Kendaraan sudah kami amankan, penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami," tutur Nurul Iman.

 

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan. 

 

"Penyelidikan masih terus berlangsung, sopir truk juga masih diperiksa," pungkasnya. (riz/ang)

Editor : Anggi Fridianto
kecelakaan maut jombang pabrik pei hai mojoagung kronologi kecelakaan jombang Kecelakaan Beruntun satlantas polres jombang