JOMBANG – Seorang warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah tercebur ke dalam sumur di Dusun Brodot, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Sabtu (18/7).
Korban diduga terpeleset saat membuat kopi di sekitar sumur.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu, korban sedang membuat kopi di sekitar area sumur.
’’Diduga korban terpeleset sehingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam sumur,’’ ujarnya.
Mengetahui kejadian tersebut, keluarga dan warga sekitar sempat berupaya melakukan evakuasi secara mandiri. Namun, karena keterbatasan peralatan dan kondisi sumur yang cukup dalam, upaya tersebut tidak dapat dilakukan dengan aman.
Perangkat Desa Brodot kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Jombang sekitar pukul 16.30. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim penyelamat ke lokasi.
Baca Juga: Tragis! Tiga Pemotor Tewas dalam Tiga Kecelakaan Maut di Jombang Hanya Dua Hari, Begini Kronologinya
’’Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi dengan peralatan yang sesuai,’’ jelas Wiku.
Satu unit Rescue Truck beserta personel dan peralatan penyelamatan diberangkatkan sekitar pukul 16.35. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.55 dan langsung melakukan asesmen untuk menentukan metode evakuasi yang aman.
Petugas kemudian melakukan proses penyelamatan dengan menggunakan peralatan khusus dan prosedur operasi standar. Evakuasi berlangsung hati-hati untuk memastikan keselamatan korban maupun petugas.
Setelah sekitar 35 menit melakukan penanganan, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan sadar. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal sebelum dirujuk ke RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
’’Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan sadar. Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,’’ kata Wiku.
Operasi penyelamatan dinyatakan selesai sekitar pukul 17.30. Tim gabungan kemudian kembali ke markas setelah memastikan kondisi di lokasi aman dan tidak terdapat potensi bahaya lanjutan.
Wiku mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan di sekitar sumur. Terlebih, sumur yang berada di area aktivitas warga sebaiknya dilengkapi pengaman dan lingkungan sekitarnya dijaga agar tidak licin.
’’Jika terjadi kondisi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa, masyarakat segera melapor kepada BPBD atau layanan darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan aman,’’ pungkasnya. (ang)
Editor : Anggi Fridianto